Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gelombang 5 Meter Terjang Pantai Selatan, Nelayan Bantul Libur Melaut

Gelombang pasang setinggi lima meter menerjang wilayah Pantai Selatan Provinsi DIY(Daerah Istimewa Yogyakarta), sehingga memaksa nelayan Bantul libur melaut.
Jumali
Jumali - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  13:59 WIB
Kapal milik nelayan tidak digunakan melaut selama ombak tinggi di Pantai Depok pada Kamis 13 Juni 2019. - Harian Jogja/Dok.
Kapal milik nelayan tidak digunakan melaut selama ombak tinggi di Pantai Depok pada Kamis 13 Juni 2019. - Harian Jogja/Dok.

Bisnis.com, BANTUL - Gelombang pasang setinggi lima meter menerjang wilayah Pantai Selatan Provinsi DIY(Daerah Istimewa Yogyakarta), sehingga memaksa nelayan Bantul libur melaut.

Sudah tiga hari para nelayan di Bantul libur melaut menyusul gelombang tinggi yang menerjang Pantai Selatan tersebut.

“Sudah tiga hari terakhir, kami libur. Tinggi gelombang mencapai 5 meter,” kata salah satu salah satu nelayan di Pantai Depok, Henry Triyono, Kamis (18/6/2020).

Ia mengungkapkan sebagian nelayan memilih bercocok tanam. Sebagian lainnya libur sembari menunggu gelombang laut kembali tenang.

“Untuk yang lokal sementara melanjutkan aktivitas pertanian. Tetapi, sebagian pilih menunggu kondisi tenang,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jogja Reni Kraningtyas mengatakan, mengimbau para nelayan untuk mewaspadai gelombang tinggi yang mencapai 4 meter sampai 6 meter.

Gelombang tinggi itu, lanjut dia, terjadi karena saat ini muncul tekanan udara tinggi di Samudera Hindia dengan satuan tekanan mencapai 1.022 mb dan di perairan Australia mencapai 1.034 mb.

“Ini menyebabkan dorongan angin cukup kuat menuju perairan selatan hingga 29 knot, dan  menyebabkan gelombang cukup tinggi,” ujar Reni.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bantul nelayan gelombang tinggi pantai selatan

Sumber : Harianjogja.com

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top