Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gunung Kidul Persilakan Pengelola Wisata Uji Coba Pembukaan Destinasi Wisata

Pengelola harus memenuhi beberapa persyaratan seperti kesiapan fasilitas, sumber daya manusia hingga tata kelola uji coba di era normal baru.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  09:00 WIB
Wisatawan mancanegara menikmati wisata gua di Kalisuci Cave Tubing, Desa Jetis Wetan, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis (14/9). - ANTARA/Hendra Nurdiyansyah
Wisatawan mancanegara menikmati wisata gua di Kalisuci Cave Tubing, Desa Jetis Wetan, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis (14/9). - ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Bisnis.com, GUNUNG KIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mempersilakan pengelola wisata melakukan uji coba pembukaan destinasi wisata untuk umum dengan persyaratan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Harry Sukmono di Gunung Kidul, Kamis (2/7/2020), mengatakan ada beberapa pengelola wisata yang sudah mengajukan permohonan uji coba pembukaan destinasi wisata, mulai dari Lembah Ngingrong, Air Terjun Sri Getuk dan Gua Pindul.

"Pada prinsipnya, kami mempersilahkan pengelola wisata melakukan uji coba pembukaan destinasi wisata. Namun pengelola harus memenuhi beberapa persyaratan seperti kesiapan fasilitas, sumber daya manusia hingga tata kelola uji coba di era normal baru," kata Harry.

Menurut dia, Dinas Pariwisata tidak mempermasalahkan adanya pengelola yang ingin membuka kembali destinasi setelah beberapa bulan tutup karena corona.

Meski demikian, sebelum uji coba pembukaan dilaksanakan, ada persyaratan yang harus dipenuhi. Beberapa persyaratan ini erat kaitannya dengan tata laksana protokol kesehatan didalam penyelenggaraan kepariwisataan di era normal baru.

"Berdasarkan surat edaran kepala dinas pariwisata sudah ada berbagai tahapan agar uji coba destinasi bisa dilaksanakan. Kami hanya meminta sebelum dilakukan uji coba terlebih dahulu dikoordinasikan dengan kami," katanya.

Ia mengatakan uji coba destinasi, pengelola juga harus mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas penanganan Covid-19 di tingkat kabupaten.

"Rekomendasi harus ada karena itu bagian dalam penyelenggaraan kepariwisataan di era normal baru,” imbuh dia.

Seperti diketahui, Dispar Gunung Kidul memperpanjang uji coba pembukaan destinasi wisata hingga 31 Juli mendatang. Adapun obyek yang buka baru di empat lokasi, yakni Pantai Baron-Kukup, Kalisuci dan Gunung Api Purba Nglanggeran.

Sementara itu, Ketua Desa Wisata Bleberan Desa Bleberan, Playen, Tri Harjono mengatakan pihaknya sudah menyiapkan pembukaan kembali destinasi wisata di air terjun Sri Getuk dan Gua Rancang. Rencananya, uji coba dilakukan pada pertengahan bulan ini.

Ia mengatakan persiapan pembukaan, pengelola sudah mendapatkan sosialisasi dari dinas pariwisata. Selain itu, juga sudah melakukan kegiatan bersih-bersih serta pembuatan jalur keluar masuk wisatawan di sekitar objek wisata.

"Saat ini kami sedang mengkonikasikan rencana pembukaan Sri Getuk dan Gua Rangcang dengan Dispar Gunung Kidul. Rencananya, uji coba pembukaan destinasi wisata akan dilakukan pada 15 Juni ini," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata yogyakarta

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top