Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mahasiswa Baru dan Lama Tak Perlu ke Yogyakarta, Ini Kata Dikti

Ospek tidak boleh fisik karena kuliah pun online.
Lugas Subarkah
Lugas Subarkah - Bisnis.com 31 Juli 2020  |  23:36 WIB
Foto dokumentasi mahasiswa. - JIBI
Foto dokumentasi mahasiswa. - JIBI

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Bersamaan dengan diumumkannya perpanjangan Kembali masa tanggap darurat DIY, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V DIY memastikan seluruh calon mahasiswa dan mahasiswa baru tidak ada kewajiban datang ke kampus mulai dari pendaftaran, tes, masa orientasi hingga perkuliahan.

Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY, Didi Achjari, menjelaskan kampus-kampus di DIY melakukan penerimaan mahasiswa melalui website jogjaversitas.id. “Memungkinkan calon mahasiswa mengikuti tes tanpa kehadiran fisik, sehingga tidak perlu datang ke Jogja dan berisiko [tertular] di jalan,” ujarnya, Kamis (30/7/2020).

Sistem online juga dilakukan dalam kegiatan masa orientasi mahasiswa atau yang kerap disebut Ospek yang akan dilaksanakan masing-masing kampus. Hal ini kata dia, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dan baru pertama dilakukan. “Ospek tidak boleh fisik karena kuliah pun online,” katanya.

Karena tidak ada keharusan untuk datang ke kampus, maka ia mengatakan mahasiswa baru kemungkinan datang ke Yogyakarta sangat kecil, kecuali bagi mereka yang memang ingin berlibur atau mengunjungi kerabat di Yogyakarta.

Selain calon mahasiswa dan mahasiswa baru, perkuliahan online juga diterapkan pada mahasiswa lama sehingga mereka yang berada di kampung halaman tidak perlu Kembali ke Jogja. Meski demikian, untuk kegiatan yang tidak memungkinkan untuk dikerjakan online, mahasiswa tetap harus datang dengan protokol Kesehatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliah

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top