Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Antrean Bantuan UMKM Rp2,4 Juta di Solo Membeludak

Antrean peraih bantuan UMKM senilai Rp2,4 juta di Kota Solo, Jawa Tengah,  kembali membludak pada hari ke-3, Rabu (12/8/2020).
Mariyana Ricky P.D/Burhan Aris/Rohmah Ermawati
Mariyana Ricky P.D/Burhan Aris/Rohmah Ermawati - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  12:33 WIB
Antrean pelaku UMKM mendaftar pengajuan Bantuan Sosial Produktif di Kantor Dinkop UKM Solo, Rabu 12 Agustus 2020. - JIBI/Burhan Aris Nugraha\n\n
Antrean pelaku UMKM mendaftar pengajuan Bantuan Sosial Produktif di Kantor Dinkop UKM Solo, Rabu 12 Agustus 2020. - JIBI/Burhan Aris Nugraha\\n\\n

Bisnis.com, SOLO - Antrean peraih bantuan UMKM senilai Rp2,4 juta di Kota Solo, Jawa Tengah,  kembali membludak pada hari ke-3, Rabu (12/8/2020).

Pemerintah Kota Solo membagikan bantuan sosial produktif UMKM (usaha mikro kecil menengah) senilai Rp2,4 juta per UMKM selama 10-14 Agustus 2020.

Para pelaku UMKM kembali memadati Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Solo untuk mendaftar program Bantuan Sosial Produktif Tahap II, Rabu (12/8/2020) pagi.

Saking banyaknya peminat program bantuan UMKM itu, antrean terpantau mengular sampai ke depan Mal Paragon Solo yang berjarak puluhan meter dari Kantor Dinkop UMKM Solo.

Dalam rekaman video di Kantor Dinkop UMKM Solo tampak petugas Satpol PP menggunakan TOA meminta para pengantre untuk tidak berdesak-desakan mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Antrean serupa juga terpantau terjadi di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Jebres Solo yang juga digunakan untuk mendaftar program bantuan UMKM, Rabu pagi.

Para pelaku UMKM telah memadati PLUT di Jebres Solo sejak sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ini, terdapat tiga lajur antrean dengan panjang antrean masing-masing sekitar 50 meter.

Salah seorang pelaku UMKM yang mendaftar bantuan, Surya, 32, mengaku mengalami penurunan omzet karena pandemi Covid-19.

"Menurun banyak sekali karena anak kuliah nggak kos lagi. [Kampus] Masi buka Januari [2021] nanti. Ya ada [penghasilan] tapi gak banyak. Seumpama biasanya Rp1 juta ini cuma dapat Rp200.000 sebulannya," kata pemilik UMKM laundry di Kentingan Solo itu.

Sebelumnya diberitakan, ratusan pelaku usaha mikro antre mendaftar program Bantuan Sosial Produktif Tahap II di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Solo, Selasa (11/8/2020) pagi.

Antrean yang membeludak membuat warga khawatir munculnya klaster baru persebaran virus SARS CoV-2 penyebab Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm solo
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top