Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Angin Kencang Diperkirakan Landa Yogyakarta, Begini Ancamannya

Stasiun Klimatologi BMKG DIY meminta masyarakat waspada karena angin kencang akan menerpa seluruh wilayah provinsi ini.
Sunartono
Sunartono - Bisnis.com 21 Agustus 2020  |  14:47 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, YOGYAKARTA — Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan akan diterjang angin kencang selama dua hari pada Jumat (21/8/2020) dan Sabtu (22/8/2020). Stasiun Klimatologi BMKG DIY meminta masyarakat waspada karena angin kencang akan menerpa seluruh wilayah provinsi ini.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG DIY Reni Kraningtyas mengatakan lima kabupaten dan kota di DIY akan dilanda angin kencang selama dua hari ini. Di Sleman, angin kencang terasa mulai dari Turi, Pakem, Cangkringan, Tempel, Sleman, Ngaglik, Ngemplak, Kalasan, Minggir, Seyegan, Godean, Mlati, Gamping, Depok, Berbah dan Prambanan. Kemudian di Kulonprogo, angin kencang menerpa Girimulyo, Nanggulan, Samigaluh, Kalibawang, Sentolo, Kokap dan Pengasih.

“Kemudian seluruh wilayah Kota Jogja dilanda angin kencang. Untuk Bantul, angin kencang terjadi di Sedayu, Kasihan, Sewon, Pajangan, Bantul, Pleret, Piyungan, Jetis, Imogiri, Dlingo, Pandak dan Bambanglipuro. Sedangkan Gunungkidul di Gedangsari, Ngawen, Semin, Nglipar, Playen, Patuk, Paliyan, Semanu, Karangmojo, Tepus, Rongkop, Ponjong dan Wonosari,” ucap Reni kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Jumat (21/8/2020).

Reni mengimbau masyarakat tetap waspada karena angin kencang diperkirakan memiliki kecepatan 40-49 km/jam. Dampak yang kemungkinan terjadi mulai dari atap berterbangan, pohon tumbang, serta bentuk lainnya.

Angin kencang muncul karena perbedaan tekanan udara tinggi di sebelah barat Australia dan tekanan udara rendah di sebelah barat perairan Sumatra.

“Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, terdapat perbedaan tekanan udara tinggi di Sebelah Barat Australia [1024 mb] dengan tekanan udara rendah di Sebelah Barat Perairan Sumatera [1010 mb]. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan kecepatan angin di wilayah DIY, seehingga diperkirakan adanya potensi angin kencang di wilayah DIY pada tanggal 21-22 Agustus 2020,” katanya.

“Kami imbau seluruh warga DIY tetap waspada.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yogyakarta bencana alam

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top