Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tes Antigen Wisatawan di Borobudur Dapati Dua Orang Positif Covid-19

Wisatawan yang dinyatakan positif tersebut diminta tidak melanjutkan perjalanan atau kembali, selanjutnya melakukan isolasi mandiri di rumah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Desember 2020  |  17:06 WIB
Sejumlah pekerja menutup stupa menggunakan terpaulin di kompleks candi Borobudur, Magelang, Jateng, Rabu (11/11/2020). Penutupan candi Borobudur oleh BKB (Balai Konservasi Borobudur) sebagai langkah antisipasi melindungi batu candi dari abu vulkanik jika gunung Merapi Erupsi. - Antara/Anis Efizudin.
Sejumlah pekerja menutup stupa menggunakan terpaulin di kompleks candi Borobudur, Magelang, Jateng, Rabu (11/11/2020). Penutupan candi Borobudur oleh BKB (Balai Konservasi Borobudur) sebagai langkah antisipasi melindungi batu candi dari abu vulkanik jika gunung Merapi Erupsi. - Antara/Anis Efizudin.

Bisnis.com, MAGELANG - Hasil tes cepat antigen Covid-19 terhadap wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dua orang di antaranya dinyatakan positif.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Oktora Kunto Edi di Magelang, Sabtu (26/12/2020) mengatakan dari 115 wisatawan yang menjalani tes cepat antigen, dua wisatawan di antaranya positif, yang keduanya berasal dari Bekasi dan Bogor.

Ia menjelaskan pada libur Sabtu (26/12) ini Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng melakukan tes cepat antigen di Gedung Tourist Information Center (TIC) Borobudur.

Kunto mengatakan wisatawan yang dinyatakan positif tersebut diminta tidak melanjutkan perjalanan atau kembali, selanjutnya melakukan isolasi mandiri di rumah.

Kemudian hasil tes cepat antigen ini diberikan kepada fasilitas kesehatan terdekat atau puskesmas terdekat supaya dilakukan monitoring dari petugas puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Retno Indriastuti mengatakan kegiatan ini merupakan inspeksi mendadak (sidak), bukan pelayanan.

"Kami memang sidak untuk mengetahui kesiapan dari para wisatawan dalam melengkapi perjalanannya di kawasam Bororobudur. Kegiatan ini dilakukan dua hari, pada 25 Desember 2020 dan nanti pada 31 Desember 2020," katanya.

Ia menyebutkan sasaran dalam satu hari sebanyak 100 wisatawan, diprioritaskan pada pelaku perjalanan wisata dari zona merah dan juga di luar Jateng.

"Rapid tes antigen ini gratis dan meraka pulang kami berikan surat keterangan resmi (dengan keterangan) yang bersangkutan positif atau negatif," katanya.

Ia menuturkan kalau yang bersangkutan negatif disilakan melanjutkan perjalanan wisatanya ke kawasan Borobudur, namun kalau dinyatakan positif, disarankan untuk kembali tidak melanjutkan perjalanan dan selanjutnya yang bersangkutan melakukan pengecekan lebih lanjut, dikuatkan dengan tes usap (swab).

Retno menyampaikan tingkat akurasi tes cepat antigen mencapai 90 persen. Beberapa kasus rapid test atigen-nya positif, kalau diswab biasanya juga positif, dengantingkat akurasi yang tinggi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng borobudur

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top