Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intibios Lab Bangun Laboratorium di Semarang

Penggagas Intibios Lab Enggartiasto Lukita mengatakan, lab tersebut diklaim memiliki kapasitas mesin uji 500 spesimen dalam sehari.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  00:49 WIB
Intibios Lab di Semarang.
Intibios Lab di Semarang.

Bisnis.com, SEMARANG - Berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah maupun pihak swasta untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Salah satu cara yang ditempuh dengan memperbanyak laboratorium PCR. Salah satu laboratorium yang baru diresmikan yakni Intibios Lab yang berada di Semarang Jawa Tengah.

Penggagas Intibios Lab Enggartiasto Lukita mengatakan, lab tersebut diklaim memiliki kapasitas mesin uji 500 spesimen dalam sehari. Dirinya menjelaskan, Intibios Lab sudah memiliki 10 laboratorium.

"Kami punya 10 lab, terbaru adalah di Semarang dan Surabaya. Lab ini kami bangun karena dasar kemanusiaan, dan mengutamakan penanganan," katanya di Semarang, Senin (28/12/2020).

Enggartiasto menjelaskan, sebelumnya dalam sehari Intibios Lab bisa menguji 5.100 spesimen.

"Dengan dibangunnya lab serupa di Kota Semarang tentu kapasitasnya akan semakin besar. Untuk yang di Semarang ini perhari minimal bisa menguji 500 spesimen," terangnya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, M. Abdul Hakam mengatakan, laboratorium di Intibios Lab sudah sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan.

"Kami tinjau memang sudah sesuai. Tinggal nanti dari Intibios mengajukan izin ke dinas. Kemudian kami sampaikan ke Provinsi dan terakhir ke Litbangkes. Karena yang memberikan izin dari Litbangkes" ucapnya.

Di Kota Semarang sendiri, katanya, baru ada beberapa tempat yang melayani tes untuk mendeteksi Covid-19. Padahal, dalam satu minggu setidaknya dibutuhkan 5.000-an alat tes sampel.

"Kita masih butuh lab untuk tes sampel. Saat ini baru ada beberapa, di antaranya Kariadi, RSWN, RSND, RS Columbia Asia, Tlogorejo, Pantiwilasa, Elisabeth, Sultan Agung," katanya. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng semarang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top