Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sultan Minta Warga Tidak Hamburkan Uang ‘Gusuran’ Tol Solo-Yogya

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat penerima ganti untung proyek Tol Solo–Yogyakarta tidak menghambur-hamburkan uangnya.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Jumat (9/10/2020). - Ist/ Dok Humas Pemda DIY.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Jumat (9/10/2020). - Ist/ Dok Humas Pemda DIY.

Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat penerima ganti untung proyek Tol Solo–Yogyakarta tidak menghambur-hamburkan uangnya.

“Kalau saya, mereka harus beli tanah pengganti, jangan dihambur-hamburkan,” kata Sri Sultan di Kabupaten Gunung Kidul, Sabtu (29/1/2022).

Seperti diketahui, sejumlah masyarakat di Kabupaten Sleman mulai menerima ganti untung Proyek Tol Solo–Yogyakarta dengan nilai yang cukup tinggi.

Menurutnya, sikap menghambur-hamburkan dari hasil ganti untung akan berdampak pada diri sendiri, yakni memiskinkan diri sendiri.

“Itu akan miskin sendiri, memiskinkan dirinya sendiri, mestinya kehidupannya lebih baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sultan minta ganti untung itu bisa dimanfaatkan dengan maksimal, seperti membeli tanah atau investasi lain yang bisa menguntungkan di masa mendatang.

“Kami hanya bisa mengimbau, semua kembali kepada mereka sendiri,” ucapnya.

Seperti diketahui, Tol Solo–Yogyakarta–New Yogyakarta International Airports (NYIA) Kulon Progo masih dalam proses pengerjaan konstruksi.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan bahwa saat ini Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo sepanjang 96,57 kilometer (km) tengah dalam pelaksanaan konstruksinya. Ditargetkan Seksi 1 (Kartasura–Purwomartani) sepanjang 42,37 km dapat beroperasi pada kuartal III/2023.

“Sudah memasuki pengerjaan Seksi 1 ruas Kartosuro–Purwomartani sepanjang 42,38 km dengan progres konstruksi mencapai 17,88 persen,” ujarnya dikutip dalam Laman Kementerian BPJT, Rabu (12/1/2022).

Danang menuturkan kehadiran jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antarwilayah, pengembangan wilayah yang dilalui tol, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Tengah.

“Merujuk keterangan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jogjasolo Marga Makmur, nantinya setelah Seksi 1 rampung, waktu tempuh perjalanan dari Solo hingga Yogyakarta menjadi semakin cepat, hanya 20 menit. Jika menggunakan jalan akses utama saat ini dapat mencapai waktu tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan,” katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Lili Sunardi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper