Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PTM di Solo Disetop, Gibran: Kami Evaluasi Dulu Sepekan Ini

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akan mengevaluasi penghentian PTM selama sepekan ini.
Mariyana Ricky Prihatina Dewi
Mariyana Ricky Prihatina Dewi - Bisnis.com 07 Februari 2022  |  14:43 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka saat memberikan keterangan kepada wartawan. ANTARA - Aris Wasita
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka saat memberikan keterangan kepada wartawan. ANTARA - Aris Wasita

Bisnis.com, SOLO - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan akan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) setelah PTM disetop bagi seluruh sekolah di Kota Bengawan. Evaluasi akan dilakukan dalam sepekan.

Penghentian pembelajaran tatap muka (PTM) 100% mulai Senin (7/2/2022) dilakukan menyusul temuan kasus yang melonjak dua pekan terakhir, utamanya dua hari kemarin.

Keputusan tersebut merevisi pernyataan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sebelumnya yang menyebut pelaksanaan PJJ 100% berlangsung selama sebulan.

Kepada wartawan di Balai Kota, Gibran mengatakan evaluasi dilakukan menyesuaikan perkembangan kasus.

“Kami evaluasi dulu sepekan ini. Kita lihat perkembangan seperti apa,” katanya, Senin siang.

PTM disetop karena kasus aktif di Kota Solo sudah hampir 450 kasus, sedangkan temuan kasus ada di 28 sekolah.

Di samping itu, keputusan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut juga sejalan dengan instruksi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang menghendaki PTM di SMA/SMK/SLB dihentikan sementara.

“Kasus naik dan instruksi Gubernur SMA/SMK ditutup semua,” ucapnya.

Kendati begitu, Gibran menyebut PJJ hanya berlangsung sepekan dan evaluasi pelaksanaan PTM bakal dilakukan kemudian, selain evaluasi terhadap temuan kasus di puluhan sekolah. “Sepekan ini PJJ setelah itu kita evaluasi lagi,” kata Gibran.

Dia mengaku menerima banyak keluhan terkait keputusan kembali ke PJJ, namun tak sedikit pula yang mendukung keputusan tersebut. Ia mengakui banyak pro kontra terkait itu. “Ya, biasalah,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19

Sumber : Solopos.com

Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top