Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kudus Beri Tenggat Investor China Enam Bulan

Kudus akan menunggu keputusan investor tersebut selama enam bulan mendatang. Jika tidak ada keputusan, maka MoU akan dibatalkan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Februari 2022  |  10:36 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kedua kanan) bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) meninjau proyek pembangunan Waduk Logung di Kudus, Jawa Tengah, Jumat (17/2). - Antara/Aji Styawan
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kedua kanan) bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) meninjau proyek pembangunan Waduk Logung di Kudus, Jawa Tengah, Jumat (17/2). - Antara/Aji Styawan

Bisnis.com, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, siap membatalkan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) ketertarikan investasi dari investor China ketika dalam jangka waktu enam bulan belum juga ada keputusan soal rencana investasinya di Kudus.

"Kami akan menunggu keputusan investor tersebut selama enam bulan mendatang. Jika tidak ada keputusan, maka MoU akan dibatalkan," kata Bupati Kudus Hartopo di Kudus, Kamis (24/2/2022).

Hal serupa, kata dia, juga berlaku untuk investor yang berminat mengolah sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo Kudus sebagai bahan baku energi listrik untuk keperluan penerangan, ketika tidak ada perkembangan terpaksa dibatalkan.

Sebelumnya, kata dia, investor asal Shanghai, China, memang melihat secara langsung lokasi yang ditawarkan oleh Pemkab Kudus. Mulai dari lahan kosong bekas gedung Ngasirah di Jalan Jenderal Sudirman dan lahan bekas Matahari Plasa yang terbakar di Jalan Loekmono Hadi, hingga kawasan yang layak dibangun objek wisata kereta gantung atau gondola.

Untuk kawasan yang hendak dibangun gondola, yakni di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog yang nantinya menjadi rute pembangunan wisata kereta gantung dari Colo-Ternadi-Rahtawu.

Harapannya, kata dia, setelah ada MoU ketertarikan berinvestasi di Kudus, ada perkembangan lagi dengan melakukan kajian soal kelayakan investasinya di Kudus.

"Setelah itu, bisa ditindaklanjuti dengan pembuatan draf perjanjian kerja sama. Kalaupun batal, maka Pemkab Kudus akan menawarkannya kepada investor lain, baik lokal maupun asing," ujarnya.

Sebelumnya, Holly Chang, investor asal Shanghai, China mengakui masih mencari potensi investasi yang terbaik di Kabupaten Kudus.

"Tentunya Kabupaten Kudus juga cukup menarik dan kami tentunya bisa mengerjakan beberapa proyek dengan Pemkab Kudus jadi saya pikir ini kesempatan yang bagus," ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi kudus

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top