Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 Harian di DIY Berangsur Turun, Gubernur: Terpenting Taat Prokes

Gubernur DIY Sri Sultan HB X ingatkan masyarakat tetap taat prokes meski angka Covid-19 berangsur turun.
Sunartono
Sunartono - Bisnis.com 22 Maret 2022  |  09:16 WIB
Kasus Covid-19 Harian di DIY Berangsur Turun, Gubernur: Terpenting Taat Prokes
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Jumat (9/10/2020). - Ist - Dok Humas Pemda DIY.
Bagikan

Bisnis.com, YOGYAKARTA - DIY berpotensi untuk turun ke level 3 pada PPKM. Kasus harian Covid-19 menunjukkan angka terus menurun dan angka kesembuhan cenderung tinggi.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan dari sisi pembatasan mobilitas masyarakat level 3 maupun 4 sama saja, terpenting masyarakat harus taat prokes.

Sultan HB menyatakan potensi penurunan level PPKM di DIY karena kasus harian cenderung menurun. Namun penurunan itu tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat. Terpenting masyarakat harus taat prokes, agar kasus terus menurun karena pandemi sudah berlangsung lebih dari dua tahun.

“Sakjane level 3 level 4 podo wae [Level 3 atau level 4 sama saja], karena kita sudah dua tahun, [potensi penurunan level itu] karena kondisinya menurun saja. Kondisi menurun, tetap sama saja tetap prokes sama masker itu jadi faktor utama. Semoga makin menurun, selesai lah sudah dua tahun lebih. Tetapi sama saja,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Senin (21/3/2022).

Sulitnya melakukan pembatasan karena saat ini banyak masyarakat yang ingin ke Jogja seiring dengan ditiadakannya kewajiban PCR saat naik transportasi umum seperti pesawat. Kondisi seperti itu jelas tidak bisa dilakukan pembatasan. Maka satu-satunya cara untuk mencegah penularan menurut Sultan adalah dengan menaati prokes.

“Karena memang kita sudah sulit, mau level 3 atau level 4 sudah sulit. Akan makin banyak orang datang ke Jogja, karena orang naik pesawat enggak perlu pakai PCR dan sebagainya, leh arep mbatesi piye [bagaimana cara melakukan pembatasan]. Satu-satunya cara prokes sama masker tetap dimanapun berada,” katanya.

Sultan menyinggung soal sudah lelahnya masyarakat dalam menghadapi pandemi. Meski demikian ia belum berani berkomentar banyak soal persiapan DIY menuju endemi. Karena penetapan status endemi sepenuhnya menjadi wewenang WHO.

HB X berpesan dengan angka kasus harian yang terus menurun ini berharap agar pemerintah kabupaten dan kota di DIY terus menjaga agar bisa stabil.

“Semua sudah lelah sebetulnya, yang punya pasien itu kan kabupaten kota, ya kan bagaimana kabupaten kota bisa menjaga kondisi yang turun begini ini, bisa dijaga gitu saja [agar stabil], cara melihatnya antara yang positif sama yang sembuh banyak yang sembuh,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diy Covid-19 PPKM

Sumber : Harian Jogja

Editor : Setyo Puji Santoso
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top