Gibran dan Bamsoet Wacanakan Pembangunan Sirkuit Balap di Soloraya, Ingin Seperti Mandalika

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengajak Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk bekerja sama membangun sirkuit balap sekelas Mandalika.
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Selasa (21/6/2022)./Antara
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Selasa (21/6/2022)./Antara

Bisnis.com, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menanggapi ajakan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo untuk membangun sirkuit balap.

Bamsoet mengatakan bahwa Solo potensial dibuatkan sirkuit balap permanen untuk dibuat latihan sejumlah atlet dan menjadi sport tourism.

Rencana kerja sama ini muncul setelah Bamsoet bertemu dengan Gibran di Balai Kota Solo pada Kamis (17/11/2022).

“Kami berencana bekerja sama dengan Wali Kota, tempatnya yang pas di mana membuat sirkuit permanen untuk meningkatkan selain atlet, juga sport tourism karena terbukti apa yang digagas Pak Jokowi di Mandalika berhasil menumbuhkan kunjungan turis luar biasa,” kata Bamsoet dikutip dari Solopos.

Menurutnya, Sirkuit Balap Internasional Mandalika yang telah dibangun dapat mendorong pertumbuhan ekonomi tak hanya bagi Lombok Tengah namun wilayah lain. Banyak bupati/wali kota yang bergerak untuk membangun sirkuit balap di wilayahnya.

“Dengan harapan kegiatan olahraga motor mengundang banyak peminat bukan hanya daerah setempat tapi daerah lainnya,” paparnya.

Dia pun mengatakan bahwa Solo merupakan kota yang mudah diakses dari Jatim, Jabar, Jogja berkat jalan tol.

Menanggapi kerja sama yang diajukan oleh IMI, Gibran mengaku belum berani seratus persen memberikan jawaban.

Karena lahan di Solo terbatas, Gibran ingin bekerja sama juga dengan kabupaten sekitar untuk mencarikan opsi lahan.

“Kalau ada investasi yang membutuhkan tanah aku biasane ke kabupaten sekitar. Tanya bupati-bupati. Pak, Bu, ini berkenan enggak kalau ini saya lempar ke sana. Ada beberapa kampus, sekolah, kan enggak semua di Solo,” katanya.

Dia mengatakan branding, akses, kesiapan hotel, dan akomodasi lainnya Kota Solo yang paling siap. Apa pun yang terjadi termasuk investasi di Soloraya akan berdampak ke Kota Solo.

“Yang penting nginep di Solo, beli suvenir di Solo, beli oleh-oleh di Solo. Memang harus kerja sama dengan kabupaten-kabupaten sekitar. Tanah kami habis,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Wahyu Prakoso
Sumber : Solopos
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper