Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peternakan Babi Milik Kadus di Wonogiri Ditutup

Belasan warga Dusun Watugede, Desa Jatisrono menggelar pertemuan bersama para peternak babi.
Ichsan Kholif Rahman
Ichsan Kholif Rahman - Bisnis.com 09 Juli 2018  |  18:43 WIB
Peternakan Babi Milik Kadus di Wonogiri Ditutup
Peternak babi Sugiyarto menandatangani surat pernyataan untuk segera menutup peternakannya. - Bisnis/Ichsan Kholif Rahman
Bagikan

Bisnis.com, JATISRONO, WONOGIRI – Belasan warga Dusun Watugede, Desa Jatisrono menggelar pertemuan bersama para peternak babi.

Dalam pertemuan yang dimediasi oleh jajaran Forkopimcam Jatisrono menghasilkan putusan peternakan akan ditutup dalam jangka waktu tiga bulan. Jangka waktu diberikan ke Kadus Watugede, Warijo dan Kadus Joho, Sugiyarto untuk segera menjual seluruh babinya.

Salah satu warga Dusun Watugede, Luki, mengatakan warga telah puluhan tahun bersabar dengan adanya bau yang menyengat dan limbah yang ditimbulkan. Negosiasi yang cukup alot, sebab warga minta peternakan babi ditutup dalam waktu dua minggu.
Pemilik Peternakan, Kepala Dusun Joho, Sugiyarto, mengatakan waktu yang diberikan sangat pendek. Idealnya waktu tunggu penutupan lima hingga enam bulan namun tidak izinkan. Ia

“Waktunya sangat mepet, paling tidak babi-babi saya dapat dijual sekitar bulan November atau Desember, namun tetap saya terima. Saya akan coba usaha yang lain,” ujar pemilik 200-an ekor babi itu.

Camat Jatisrono, Endrijo Rahardjo, mengatakan putusan mengenai penutupan dan diberikan jangka wkatu tiga bulan sudah sangat tepat dan berimbang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

babi

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top