Kerja Sama Penelitian, Sido Muncul Gandeng Universitas Sam Ratulangi

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. menggandeng Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado untuk melakukan kerja sama penelitian.
Herdiyan | 03 Desember 2018 13:53 WIB
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (kanan) dan Rektor Unsrat Ellen J. Kumaat melakukan penandatanganan kerja sama yang bertempat di Pabrik Sido Muncul, Ungaran, Semarang, Jumat (30/11/2018). - Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. menggandeng Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado untuk melakukan kerja sama penelitian.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat dan Rektor Unsrat Ellen J. Kumaat, bertempat di Pabrik Sido Muncul, Ungaran, Semarang, Jumat (30/11/2018).

Bentuk kerja samanya, antara lain berbasis penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat.

Turut hadir pada kesempatan tersebut adalah Dekan FMIPA Benny Pinontoan, Guru Besar Fakultas Kedokteran/Koordinator Prodi Farmasi FMIPA Fatimawali, Edwin de Queljoe (FMIPA), perwakilan FPIK/Farmakologi Kelautan Deiske Sumilat, dan staf rektor Unsrat Pankie Pangemanan.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan lanjutan kerja sama yang dilakukan kedua belah pihak beberapa waktu lalu dengan mengadakan seminar herbal di Manado.

“Kami melihat potensi kerja sama dengan dunia pendidikan, ini dapat meliputi bidang pertanian, farmasi, kedokteran, manajemen, ataupun ekonomi. Kami berharap dapat membuahkan hasil untuk kedua belah pihak. Goal-nya satu agar obat-obat alam ini bisa dimanfaatkan untuk menunjang Indonesia sehat di tahun-tahun mendatang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (3/12/2018).

Pada kesempatan yang sama, Rektor Unsrat Ellen J. Kumaat mengatakan penelitian menjadi poin penting karena dapat menambah ilmu, khususnya mahasiswa S2 danS3 karena banyak kekayaan alam di Indonesia yang belum terekspos.

Menurutnya, hasil penelitian ini sekaligus dapat menjadi poin bagi masyarakat sehingga mereka dapat merasakannya. Melalui kerja sama ini, pihaknya berharap industri obat herbal di Indonesia semakin luas karena banyak obat kimia yang banyak beredar mempunyai efek samping.

“Kita bisa meminimalisasi dengan menggunakan obat herbal. Standardisasi pembuatan obat herbal Sido Muncul yang sudah pada level high quality menjadi nilai plus tersendiri bagi para mahasiswa dan dosen yang terlibat penelitian,” tambahnya.

Tag : sam ratulangi, sido muncul
Editor : Herdiyan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top