Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asmindo : Industri Furnitur Perlu Fokus Pasar Dalam Negeri

Asosiasi Industri Permebelan & Kerajinan Indonesia (Asmindo) menyatakan industri furnitur Indonesia harus mulai fokus untuk memperbesar pasar dalam negeri.
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 07 Desember 2018  |  18:50 WIB
Pekerja menyelesaikan pembuatan kursi rotan - ANTARA/Maulana Surya
Pekerja menyelesaikan pembuatan kursi rotan - ANTARA/Maulana Surya

Bisnis.com, SEMARANG--Asosiasi Industri Permebelan & Kerajinan Indonesia (Asmindo) menyatakan industri furnitur Indonesia harus mulai fokus untuk memperbesar pasar dalam negeri.

Dewan Penasihat Asmindo Rudy T. Luwia mengatakan kebanyakan industri furnitur dalam negeri masih berorientasi ekspor. Menurutnya, hal tersebut harus diimbangi dengan perluasan pasar di dalam negeri.

"Tidak harus selalu ekspor. Dalam negeri pun harus dibikin besar dan saya lihat potensi pasar di dalam negeri sangat besar," ujarnya, Jumat (7/12/2018).

Dia mengatakan beberapa perusahaan furnitur luar negeri saat ini sudah masuk ke Indonesia. Hal tersebut menjadi satu indikasi bahwa pasar furnitur di dalam negeri sangat menjanjikan apabila digarap dengan serius.

Rudy pun mencontohkan 10 negara yang tergabung dalam G20 merupakan pemasok furnitur utama di dunia dan menjadikan industri tersebut sebagai andalannya. Kebanyakan produknya justru dipakai untuk dalam negeri.

"Saya yakin pasar dalam negeri kita bisa lebih besar lagi. Negara-negara yang dari G20 itu produknya ke mana? Ke dalam negeri juga," katanya.

Menurutnya, dengan memaksimalkan potensi pasar dalam negeri, maka nilai tambah yang bisa diraih pun semakin besar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asmindo furnitur
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top