Property Expo Semarang Targetkan Penjualan 50 Unit Rumah

Pameran Property Expo Semarang ke-2 tahun 2019 di Mall Ciputra Semarang ditargetkan mampu menjual sedikitnya 50 unit rumah sepanjang kegiatan pameran.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 14 Februari 2019  |  18:59 WIB
Property Expo Semarang Targetkan Penjualan 50 Unit Rumah
Property Expo Semarang - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, SEMARANG- Pameran Property Expo Semarang ke-2 tahun 2019 di Mall Ciputra Semarang ditargetkan mampu menjual sedikitnya 50 unit rumah sepanjang kegiatan pameran.

Adapun, kegiatan pameran yang digelar mulai 14 hingga 25 Februari 2019 itu diikuti sebanyak 11 pengembang dan satu pendukung.

Ketua Panitia Property Expo Semarang, Dibya K Hidayat mengatakan optimistis target tersebut bisa terpenuhi mengingat capaian pameran sebelumnya mendapatkan hasil memuaskan.

Sebelumnya, dalam kegiatan Property Expo Semarang ke-1 bulan Januari 2019 itu laku sebanyak 42 unit rumah.

"Hasil pameran kemarin lumayan bagus. Kami berharap pameran ke-2 tahun 2019 mengarah ke tren positif lagi," ujar Dibya, Kamis (14/2/2019).

Dibya mengatakan, saat ini menjadi momen yang tepat untuk membeli rumah. Pasalnya, harga tidak akan bisa dibendung lagi, dan dipastikan akan naik terus dan tidak mungkin turun.

"Pembelian yang tertunda akan merugikan konsumen sendiri karena harga tinggi sudah sejak awal tahun naik 5% - 10%," ucapnya.

Dia mengatakan, calon pembeli bisa datang langsung ke pameran tersebut dan melihat-lihat terlebih dahulu. Diakuinya, kebanyakan konsumen datang terlebih dahulu ke pameran.

"Banyak orang yang window shopping atau melihat-lihat dulu ke pameran. Biasanya mereka akan menentukan membeli rumah di luar pameran, hampir 70% transaksi pembelian itu disepakati di luar pameran," jelasnya.

Lanjutnya, bagi para milenial yang ingin membeli rumah sudah ada beberapa perbankan yang menawarkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang bisa dipilih.

"Pasar milenial sudah ada pelayanan oleh beberapa bank yang menawarkan KPR milenial. Memang masih khusus milenial berstatus pegawai, yang statusnya enterpreneur belum," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga properti

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top