Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bawaslu Semarang Tertibkan Alat Peraga Kampanye Melanggar

Total ada sekitar 1.831 APK yang masuk dalam kategori melanggar karena tidak sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Semarang No. 65/2018 tentang Tata Cara dan APK.
Imam Yuda Saputra
Imam Yuda Saputra - Bisnis.com 29 Maret 2019  |  14:41 WIB
APK salah seorang caleg DPR RI yang melanggar aturan tengah dicopot petugas gabungan penertiban APK di Kota Semarang, Kamis (29/3/2019). - JIBI/Humas Bawaslu Kota Semarang
APK salah seorang caleg DPR RI yang melanggar aturan tengah dicopot petugas gabungan penertiban APK di Kota Semarang, Kamis (29/3/2019). - JIBI/Humas Bawaslu Kota Semarang

Bisnis.com, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang melakukan identifikasi alat peraga kampanye (APK) yang dianggap melanggar dan mengganggu keindahan Kota Semarang.

Total ada sekitar 1.831 APK yang masuk dalam kategori melanggar karena tidak sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwali) Semarang No. 65/2018 tentang Tata Cara dan APK.

Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin, saat melakukan penertiban APK yang melanggar ketertiban, Kamis (28/3/2019) malam.

“Kita sudah melakukan identifikasi APK yang melanggar Perwali No.65/2018. Total jumlahnya mencapai 1.831 APK dan tersebar di seluruh kecamatan di Kota Semarang. Untuk itu kita langsung mmelakukan penertiban dengan cara menurunkan APK yang melanggar itu,” ujar Naya dalam keterangan resmi.

Dalam aksi penertiban itu, Bawaslu Kota Semarang tidak bekerja sendirian. Mereka turut dibantu petugas dari instansi lain, yang tergabung dalam Tim Penertiban APK.

Tim tersebut melakukan penyisiran ke seluruh wilayah Kota Semarang. Mereka dibagi dalam empat kelompok, yang menyisir ke wilayah barat, selatan, timur, dan utara.
Naya menambahkan dari 1.831 APK yang melanggar dan menggangu keindahan kota, baru 634 APK yang bisa diturunkan. Sementara, sisanya akan dilanjutkan pada aksi selanjutnya.

“Penertiban APK kali ini merupakan upaya kami mengembalikan fungsi tata kota yang kondusif dan terhindar dari kesemrawutan akibat pemasangan dari para caleg yang tidak sesuai aturan. Kita akan lakukan penertiban lagi pekan depan mengingat ini sudah mendekati masa pencoblosan. Nanti, tanggal 14-16 April kita akan copot semua APK yang ada di Kota Semarang,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kampanye pemilu

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top