Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kebakaran Tempat Generator Ramayana Sempat Bikin Panik Pengunjung

Ratusan pengunjung tersebut berlarian setelah mendengar adanya kobaran api yang berasal dari tempat generator listrik
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Mei 2019  |  20:19 WIB
Logo Ramayana. - istimewa
Logo Ramayana. - istimewa

Bisnis.com, PEKALONGAN — Tempat generator listrik yang berada di samping kanan Mal Ramayana Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2019) siang terbakar sehingga kejadian tersebut sempat menimbulkan kepanikan pengunjung di mal itu.

Komandan Regu IV Pemadan Kebakaran (Damkar) Kota Pekalongan Nur Arifin di lokasi kejadian, mengatakan tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran tersebut.

"Beruntung tempat generator listrik terpisah dengan gedung utama mal. Pekerjaan dan petugas keamanan yang ada di lokasi juga sigap memadamkan api," katanya.

Hanya saja, pada peristiwa kebakaran itu, para pengunjung Mal Ramayana yang berada di Jalan Soetomo itu berhamburan keluar gedung.

Ratusan pengunjung tersebut berlarian setelah mendengar adanya kobaran api yang berasal dari tempat generator listrik.

Ia mengatakan pihaknya mengerahkan 6 alat pemadam api ringan untuk menjinakkan kobaran api.

"Kami juga mengerahkan satu unit mobil pemadam untuk memadamkan api. Kemungkinan api muncul dari pipa pembuangan genertor listrik yang terlalu panas," ujarnya.

Pengelola pusat perbelanjaan, sementara menutup mal karena para pengunjung cukup panik dan mengantisipasi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

"Adapun proses pemadaman api cukup singkat yaitu sekitar satu jam karena lokasinya mudah dijangkau dan kobaran api belum begitu cukup besar," ucapnya.

Sementara salah seorang saksi, Mogiyo (45) mengatakan asap mulai tampak mengepul dari ruang genertor listrik sehingga dirinya melaporkan kejadian itu pada pengelola mal.

"Setelah melihat adanya kepulan asap saya berlari ke dalam mal untuk melaporkan kejadian tersebut. Namun saya terkejut saat setelah keluar, kobaran api sudah cukup besar," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekalongan

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top