4 Maskapai dapat Rekomendasi Extra Flight dari Bandara Ahmad Yani Semarang

Menghadapi Lebaran, empat maskapai telah mendapatkan rekomendasi penerbangan tambahan dari PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 23 Mei 2019  |  16:51 WIB
4 Maskapai dapat Rekomendasi Extra Flight dari Bandara Ahmad Yani Semarang
Penumpang berjalan di area parkir pesawat saat tiba di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (18/6/2017). - Antara/Aji Styawan

Bisnis.com, SEMARANG — PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani dan AirNav telah menerbitkan rekomendasi bagi empat maskapai yang mengajukan extra flight menghadapi masa Lebaran.
 
General Manager Angkasa Pura (AP) I Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang Hardi Ariyanto mengungkapkan selanjutnya empat maskapai tersebut akan meminta flight approval kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
 
“Atas pengajuan extra flight, pihak AP I dan LPPNPI [Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia/AirNav] telah menerbitkan rekomendasinya dan selanjutnya pihak airlines yang akan meminta flight approval kepada Kemenhub,” paparnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Kamis (23/5/2019).
 
Empat maskapai yang mengajukan penerbangan tambahan tersebut yaitu Lion Air dengan tujuan Balikpapan, Banjarmasin, dan Batam; Trans Nusa tujuan Pangkalan Bun; Trigana tujuan Pangkalan Bun; serta Garuda Indonesia tujuan Jakarta.
 
Saat ini, tambah Hardi, di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani telah tersedia 9 maskapai dengan 16 tujuan penerbangan domestik dan 2 maskapai dengan 2 tujuan penerbangan internasional.

Di sisi lain, pihaknya juga kembali menyelenggarakan kegiatan posko terpadu angkutan Lebaran yang akan dilaksanakan pada 29 Mei-13 Juni 2019 atau selama 16 hari.
 
Posko tersebut menjadi wadah untuk mengumpulkan dan memantau trafik pergerakan pesawat, penumpang, dan kargo. Selama posko beroperasi, para petugas juga dapat memantau kejadian menonjol yang terjadi di bandara.
 
Selain petugas bandara, posko angkutan Lebaran melibatkan beberapa instansi terkait, di antaranya TNI, Polri, Kantor Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Semarang, serta Basarnas Semarang.
 
Kemudian, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Perum LPPNPI Cabang Semarang, Asuransi Jasindo, airlines, Ground Handling, serta petugas di Terminal Kargo dan Pos. Tempat pelaksanaan posko terpadu angkutan Lebaran berada di sebelah timur area drop zone bandara.
 
Selain posko terpadu angkutan Lebaran, juga terdapat posko kesehatan yang berada di area publik terminal keberangkatan. Posko ini berfungsi sebagai tempat untuk menangani pengguna jasa bandara yang membutuhkan pertolongan jika terserang penyakit saat berada di bandara.

Posko kesehatan dilengkapi dokter dan perawat yang bertugas setiap harinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Mudik Lebaran, bandara ahmad yani semarang

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top