Kunjungan Wisatawan ke Jateng Lampaui Prediksi

Sejumlah obyek wisata unggulan di Jawa Tengah mengalami kenaikan kunjungan pada libur lebaran tahun ini.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 11 Juni 2019  |  19:30 WIB
Kunjungan Wisatawan ke Jateng Lampaui Prediksi
Wisatawan berfoto di wahana Ondo Langit wisata alam Bukit Gumuk Reco, Desa Wisata Sepakung, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/6/2019). Menurut kelompok swadaya sadar wisata desa setempat, kunjungan wisatawan dari dalam maupun luar Kabupaten Semarang di bukit wisata alam tersebut mengalami peningkatan dari sekitar 300 pengunjung per hari pada hari biasa menjadi sekitar 700 pengunjung per hari selama libur lebaran 2019. - Antara/Aji Styawan

Bisnis.com, SEMARANG - Sejumlah obyek wisata unggulan di Jawa Tengah mengalami kenaikan kunjungan pada libur lebaran tahun ini.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Sinung Nugroho Rahmadi mengatakan, dari pantauan di lapangan serta laporan dari sejumlah pengelola obyek wisata, peningkatan kunjungan wisatawan pada libur lebaran tahun ini mencapai 40% dibanding hari biasa dan weekend. Peningkatan itu cukup fantastis dan melampaui prediksi awal.

"Sebelum lebaran kami memprediksikan kenaikan jumlah kunjungan wisatawan ke Jateng naik 25%, tapi ternyata dari pantauan dan laporan yang masuk sementara ini, kenaikan di masing-masing obyek wisata di Jateng mencapai 40%," kata Sinung, Selasa (11/6/2019).

Ditanya soal angka pasti, Sinung mengatakan bahwa angka kunjungan wisatawan itu belum muncul saat ini. Untuk data riil jumlah kunjungan di sejumlah destinasi wisata Jateng, biasanya dilakukan pada akhir tahun.

"Terkait kenaikan 40% itu berdasarkan pantauan kami serta laporan dari sejumlah pengelola obyek wisata. Misalnya di hari biasa atau weekend kunjungan wisatawan 1.000 orang, pada libur lebaran kemarin bisa mencapai 1.400 orang perhari," terangnya.

Sinung menerangkan, destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi adalah wisata alam. Di sejumlah lokasi seperti Solo, Wonosobo, Tegal, Magelang, Banyumas, Jepara, Tegal, Semarang dan daerah lain, destinasi wisata alam menjadi yang paling banyak dikunjungi.

"Soalnya sekarang ini sudah menjadi tren, bahwa masyarakat lebih senang kembali ke alam. Sehingga obyek wisata alam seperti dataran tinggi, pegunungan, air terjun, sungai, pantai, danau dan lainnya menjadi lokasi favorit untuk berkumpul bersama keluarga," tambahnya.

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan itu lanjut Sinung menjadi prestasi tersendiri. Semua itu tidak terlepas dari upaya Pemprov Jateng melakukan penataan destinasi wisata agar selain bagus, namun juga aman dan nyaman bagi wisatawan.

Wisatawan berfoto di wahana Ondo Langit wisata alam Bukit Gumuk Reco, Desa Wisata Sepakung, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/6/2019)./Antara-Aji Styawan

Wisatawan berfoto di wahana Ondo Langit wisata alam Bukit Gumuk Reco, Desa Wisata Sepakung, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/6/2019)./Antara-Aji Styawan

Meski begitu, masih ada bahan evaluasi dari meningkatnya kunjungan wisata pada libur lebaran tahun ini. Evaluasi tersebut terjadi dengan adanya komplain dari sejumlah wisatawan terkait tarif di beberapa lokasi wisata yang mahal, baik tarif tiket maupun kuliner.

Sinung menerangkan, kasus yang paling mencolok pada libur lebaran tahun ini adalah adanya salah satu pedagang kuliner yang menerapkan tarif terlalu tinggi pada konsumennya.

"Sudah kita ingatkan dan diberikan edukasi. Bahkan kami mengatakan akan ada sanksi kalau nekat mengulanginya lagi. Ke depan kami akan komunikasi dengan sejumlah paguyuban kuliner di seluruh Indonesia untuk bisa bersama mendukung pariwisata di Jateng," ujarnya.

Di lain kesempatan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga mengatakan bahwa lebaran tahun ini menjadi berkah bagi warga Jawa Tengah. Selain itu, sejumlah destinasi wisata juga ramai dikunjungi wisatawan.

"Saya kemarin keliling di beberapa destinasi wisata di Jateng, dan hampir semuanya ramai dikunjungi wisatawan. Ini sangat baik, untuk itu saya selalu berpesan agar pengelola tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan wisatawa. Harganya jangan ngepruk ya, kalau tempat wisatanya bagus, bersih, aman dan nyaman, maka nanti wisatawan merasa kerasan berlama-lama di Jawa Tengah," katanya. (k28)

Wisatawan berfoto di kawasan wisata alam Bukit Gumuk Reco, Desa Wisata Sepakung, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/6/2019). Menurut kelompok swadaya sadar wisata desa setempat, kunjungan wisatawan dari dalam maupun luar Kabupaten Semarang di bukit wisata alam tersebut mengalami peningkatan dari sekitar 300 pengunjung per hari pada hari biasa menjadi sekitar 700 pengunjung per hari selama libur lebaran 2019./Antara-Aji Styawan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata, jawa tengah

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top