Akhir Juli, Tingkat Okupansi Hotel di Semarang Tinggi

Okupansi hotel di Kota Semarang pada Juli ini tergolong tinggi, hal ini dipengaruhi adanya event berskala nasional dan internasilnal yang digelar di Kota Semarang.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  17:44 WIB
Akhir Juli, Tingkat Okupansi Hotel di Semarang Tinggi
Resepsionis hotel sedang melayani calon konsumen. - Ilustrasi/Bisnis/Amri Nur Rahmat

Bisnis.com, SEMARANG – Okupansi hotel di Kota Semarang pada Juli ini tergolong tinggi, hal ini dipengaruhi adanya event berskala nasional dan internasilnal yang digelar di Kota Semarang. 

Seperti dikatahui awal bulan ini, ada event Apeksi, disusul MXGP, dan ASEAN School Games (ASG) yang baru saja berakir. Diperkirakan okupansi hotel di Semarang menjanjikan pada Agustus dan September mendatang. 

Aston Semarang Hotel and Convention Centre misalnya, okupansi di hotel bintang empat selama event di bulan Juli melonjak sampai 33%. Artinya okupansi di hotel yang letaknya di kawasan Kota Lama Semarang ini hampir menyentuh angka 100%.

“Selama Apeksi dan ASG, hotel kami okupansinya sangat tinggi bahkan bisa dibilang penuh atau full okupansi,” kata Marketing Communication Aston Semarang Hotel and Convention Centre, Mawar Dewanti Senin (29/7/2019).

Meski gelaran akbar tersebut sudah selesai, namun menurut Mawar, okupansi hotel saat ini masih cendrung tinggi. Angkanya masih diangka 80%, hal ini dikarenakan banyaknya agenda meeting ataupun corporate yang di lakukan di Semarang.

“Saat ini okupansinya masih tinggi, prediksinya akan bertahan sampai Agustus ataupun September,” jelasnya.

Tingginya okupansi meskipun event ASG berakhir, juga terjadi di Hotel Ciputra Semarang (HCS), tercatat okupansi hotel di Kawasan Simpang Lima ini mencapai 88%.

“Okupansi setelah ASG masih sangat tinggi, hal ini dikarenakan masih ada kunjungan wisatawan ataupun instansi yang datang ke Semarang,” tambah Public Relations Executive Hotel Ciputra Semarang, Shela Tiara.

Shela begitu ia disapa, menjelaskan, pada ASG lalu total ada 160 kamar yang di booking untuk kontingen negara tertentu.

Tingginya okupansi ini diperkirakan akan bertahan sampai Agustus dan berakhir pada bulan September. “Agustus ini kami yakin masih tetap tinggi, baru turun mungkin September,” tuturnya.

Bukan hanya hotel bintang empat, hotel bintang lima yakni Po Hotel Semarang pun mendapatkan okupansi yang tinggi pada ASG lalu. Sampai saat ini, okupansi hotel di kawasan Jalan Pemuda Semarang ini masih diangka 86%.

“Prediksinya sampai Agustus nanti juga masih tinggi, melihat masih banyak event di Semarang,” kata Sekar Laksita, Assistant Marcomm Manager PO Hotel Semarang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
semarang, okupansi hotel

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top