Penjualan Produk Elektronik di Soloraya Tumbuh, Meski Belum Signifikan

Penjualan produk elektronik disebut masih tumbuh di tahun ini. Meskipun untuk semester kedua belum ada peningkatan signifikan.
Bayu Jatmiko Adi
Bayu Jatmiko Adi - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  10:01 WIB
Penjualan Produk Elektronik di Soloraya Tumbuh, Meski Belum Signifikan
Ilustrasi. - www.geeky/gadgets.com

Bisnis.com, SOLO — Penjualan produk elektronik disebut masih tumbuh di tahun ini. Meskipun untuk semester kedua belum ada peningkatan signifikan. Produk seperti TV LED dan kulkas masih paling banyak dicari.

Sales Manager Candi Elektronik, Sarmin Budi Kiswanto, mengatakan peminat produk elektronik secara umum saat ini masih tinggi. Bahkan dia menyebut pada semester pertama penjualan produk elektronik mengalami peningkatan sekitar 10%-15% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Untuk semester pertama lumayan, sedangkan semester kedua ini belum terlihat signifikan," kata dia kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Kamis (22/8/2019).

Sedangkan untuk produk yang masih banyak diminati pasar adalah TV LED, dimana masih mencatatkan pertumbuhan hampir 50%. Di Candi Elektronik, TV LED dijual mulai dari ukuran 24 inci dengan harga mulai Rp1,3 juta.

"Tapi untuk permintaan kebanyakan adalah TV dengan ukuran di bawah 55 inci. Harga sekitar Rp10 juta," lanjut dia.

Produk lain yang banyak dicari adalah lemari es dan mesin cuci. Sedangkan untuk penjualan AC, saat ini justru mengalami penurunan sekitar 10%. "Untuk AC turun. Meskipun musim panas, tapi mungkin hawa dingin. Kalau kulkas sejauh ini tidak terpengaruh iklim," terang dia.

Sedangkan untuk semeater kedua tahun ini, menurutnya penjualannga masih landai. Ada kemungkinan hal itu karena saat ini dibarengi dengan momentum masuk sekolah dan Lebaran Iduladha.

Sementara itu pemilik Satelit Elektronik, Nicho Thalitha, mengatakan untuk pasar elektronik tengah mengalami penurunan. "Jadi sejak Lebaran kemarin sudah mulai turun. Tapi sebelum Lebaran sampai tiba Lebaran, ada pertumbuhan," kata dia kepada JIBI, Kamis.

Menurutnya pada smester kedua ini, belum ada kenaikan. Meski begitu dia menyebut ada beberapa produk elektronik yang masih banyak dicari, yaitu TV LED.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
elektronik, penjualan elektronik

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top