Kepala Dishub Klaten Meninggal Dunia Saat Downhill di Lereng Merapi

Joko Wiyono sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Panti Nugroho, Pakem, Sleman sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS setempat, Sabtu pukul 12.12 WIB.
Ponco Suseno
Ponco Suseno - Bisnis.com 12 Januari 2020  |  06:32 WIB
Kepala Dishub Klaten Meninggal Dunia Saat Downhill di Lereng Merapi
Ilustrasi. - Jumali

Bisnis.com, KLATEN - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Joko Wiyono meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda downhill-nya di Dukuh Klangon, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Jogja, Sabtu (11/1/2020) siang.

Joko Wiyono sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Panti Nugroho, Pakem, Sleman sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS setempat, Sabtu pukul 12.12 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun, Joko Wiyono sengaja datang bersama beberapa temannya sesama pencinta sepeda downhill di kawasan perbukitan di kawasan lereng Gunung Merapi di Klangon, Glagaharjo, Cangrkingan, Sleman, Sabtu pagi.

Joko Wiyono cs menerabas jalur di lereng Gunung Merapi itu sejak pagi hingga siang hari. Joko Wiyono sempat menyelesaikan empat putaran dengan sepeda downhill-nya. Di putaran kelima, Joko Wiyono terjatuh dari sepedanya dalam kecepatan tinggi. Saat itu, Joko Wiyono hanya mengenakan helm biasa (bukan helm cakil).

Akibatnya, Joko Wiyono memgalami luka serius di bagian kepala. Saat menjalani perawatan di rumah sakit, nyawa Joko Wiyono sudah tidak tertolong. Joko Wiyono mengalami luka pendarahan di bagian hidung dan telinga.

Jenazah langsung diantar ke rumah duka di RT 001/RW 001, Kasaran, Pasungan, Ceper. Sesuai rencana, jenazah Joko Wiyono dimakamkan di tempat permakaman umum (TPU) Kasaran. Joko Wiyono mrninggalkan seorang istri, Nuryanti dan seorang anaknya, Nurmalita.

"Kami memperoleh informasi Pak Joko Wiyono mengalami kecelakaan, hari ini, pukul 12.00 WIB. Waktu itu, saya menghubungi nomor telefon Pak Joko, tapi tak ada jawaban. Selanjutnya, kami benar-benar mendengar kabar duka pukul 12.12 WIB. Pukul 12.12 WIB, Pak Joko sudah meninggal dunia. Pak Joko memang pencinta sepeda downhill. Sebelum berangkat ke Sleman, sempat mengajak pegawai Dishub yang suka bersepeda. Saya kali terakhir berkomunikasi dengan Pak Joko saat menyampaikan surat undangan mewakili bupati ke Lanud Adi Soemarmo, Jumat (10/1) malam. Jadi, Jumat malam Pak Joko ke Lanud. Paginya ke Sleman," kata Sekretaris Dishub Klaten, Sudiyarsono, saat ditemui wartawan di rumah duka di Pasungan, Ceper, Klaten, Sabtu (11/1/2020).

Hal senada dijelaskan Pelaksana Tugas (PLt) Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Klaten sekaligus Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Wahyu Prasetyo. Menjelang meninggal, Joko Wiyono memang dikenal sebagai pencinta sepeda downhill.

"Saya sering diajak juga [beberapa tahun lalu]. Dulu memang sempat suka sepeda. Terus empat bulan terakhir, cintanya kepada sepeda downhill muncul lagi. Pernah menceritakan ke saya beli sepeda ke Bandung. Bagi saya almarhum Pak Joko itu orangnya selalu optimistis dan semangat. Itu yang melekat dalam diri Pak Joko selama masih hidup," katanya.

Sebelum menjabat kepala Dishub Klaten, Joko Wiyono sempat menduduki jabatan staf ahli di Pemkab Klaten dan kepala Disparbudpora Klaten.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
klaten, gunung merapi

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top