Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Patung Ini Diprotes karena Mengacaukan Imajinasi

Patung gajah bercorak hitam putih persis seperti zebra membuat sejumlah pengunjung Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) kebingungan.
Wahyu Prakoso
Wahyu Prakoso - Bisnis.com 19 Januari 2020  |  10:53 WIB
Patung gajah bercorak zebra di TSTJ Solo. - JIBI/Nicolous Irawan
Patung gajah bercorak zebra di TSTJ Solo. - JIBI/Nicolous Irawan

Bisnis.com, SOLO - Patung gajah bercorak hitam putih persis seperti zebra membuat sejumlah pengunjung Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) kebingungan. Mereka meminta pengelola untuk mengecat ulang patung tersebut supaya anak-anak tidak salah mengenali hewan.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Jumat (17/1/2020), patung gajah berkelir zebra menyambut setiap pengunjung setelah melewati sejumlah patung yang ada di TSTJ. Keunikan corak patung tersebut justru menarik perhatian sejumlah pengunjung. Beberapa pengunjung tampak berfoto di sebelah patung tersebut.

Salah satu pengunjung dari Kecamatan Sambi, Boyolali, Ari, 30, datang bersama istrinya, Lis, dan kedua putrinya, Manda, 7, dan Diva, 2. Manda berlari melihat ke arah kandang gajah. Di sana terdapat dua gajah sedang memakan rumput.

Tetapi, Diva justru tidak memperhatikan gajah di dalam kandang. Bocah balita itu menunjuk patung gajah bercorak zebra. "Gajah, gajah," kata Diva di gendongan Lis.

Ari menilai patung gajah berwarna zebra justru membuat pemahaman yang salah dari sudut pandang anak kecil. Ia kesulitan menjelaskan patung gajah itu berbeda dengan gajah asli yang sedang makan rumput di kandang kepada anaknya.

"Patung seharusnya dicat seperti warna aslinya supaya anak tidak bingung," katanya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI/Solopos) saat ditemui di lokasi.

Ari mengaku kerap berkunjung ke TSTJ, minimal dua kali dalam setahun karena Manda antusias dengan satwa. TSTJ menjadi tempat favorit mengenal satwa karena jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dari rumahnya.

Hal senada disampaikan pangunjung lain, Bowo, 29, yang menyayangkan warna patung gajah bercorak zebra tersebut. Ia berharap patung gajah itu dicat ulang supaya anak kecil tidak bingung.

Pendapat berbeda disampaikan oleh Ichsan yang tidak mempermasalahkan warna patung tersebut. Menurutnya, cat yang tidak biasa di patung gajah itu akan membangun imajinasi anak.

"Kalau dia [anak] sudah besar pasti akan paham. Saat anak masih berusia dini dilatih berimajinasi," ungkap bapak satu anak tersebut.

Direktur Perusahaan Daerah (PD) TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, menjelaskan, patung sengaja dicat menyerupai zebra agar menjadi daya tarik bagi pengunjung.

“Cat seperti itu enggak apa-apa, kami pertahankan untuk daya tarik pengunjung. Kami sengaja mengecat sejak dua tahun lalu. Dulu warna patung hitam,” ungkapnya saat ditemui JIBI, Jumat (17/1/2020).

Bimo Wahyu Widodo menambahkan, wisatawan yang mengajak anak-anak bisa memberikan edukasi soal gajah dengan melihat langsung di kandang. Letak kandang gajah di TSTJ Solo juga tidak jauh dari patung yang menuai kontroversi tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unik

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top