Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek Wisata Jateng Valley Masuki Babak Baru

Grounbreaking pembangunan akan dilakukan pada 15 Agustus 2020 mendatang.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 12 Maret 2020  |  13:59 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Parnowo menyaksikan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengembangan Wana Wisata Penggaron antara Perum Perhutani dengan PT. Penggaron Saran Semesta (PSS) dan antara PT. Penggaron Saran Semesta (PSS) dengan PT. Taman Wisata Jateng di Gd A lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (12/3 - 2020).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Parnowo menyaksikan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengembangan Wana Wisata Penggaron antara Perum Perhutani dengan PT. Penggaron Saran Semesta (PSS) dan antara PT. Penggaron Saran Semesta (PSS) dengan PT. Taman Wisata Jateng di Gd A lantai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (12/3 - 2020).

Bisnis.com, SEMARANG - Pembangunan Jateng Park yang kini bernama Jateng Valley dengan tagline Where Nature, Meet Dream sudah menemui titik terang setelah sempat terhenti.

Perkembangan terbaru yakni penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) pengembangan wana wisata penggaron antara Perum Perhutani dengan PT Penggaron Sarana Semesta dan PT Taman Wisaya Jateng dengan PT Penggaron Sarana Semesta di Gedung A Lantai 2 Kantor Gubernur Jateng, Kamis (12/3/2020) siang.

Seusai menyaksikan penandatangan PKS, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan, grounbreaking pembangunan akan dilakukan pada 15 Agustus 2020 mendatang. Atas kejelasan itu, Ganjar pun menyampaikan apresiasinya kepada Dirut PT Perhutani Wahyu Kuncoro yang menjabat baru dua minggu.

"Pak Wahyu datang merespons dengan baik, bertemu investor dan kita akan gas pol. Konsepnya, desainnya futuristik, karena mengawinkan konsep alam dan teknologi menjadi satu. Sehingga, edukasinya ada, green ekosistemnya juga ada," kata Ganjar.

Jateng Valley kata Ganjar, akan menjadi wisata alternatif yang menjanjikan. Karena dengan nilai investasi sebesar Rp 1 triliun dengan konsesi selama 35 tahun itu, Jateng akan terus berkembang.

Berdasarkan master plan yang telah disusun, rencana Jateng Park akan dibuat dengan tujuh zona, yakni Plaza Park, Theme Park, Water Park, Cultural Park, Eco Safari, Eco Lodge, Retention Lake, restoran dan suvenir.

"Saya berharap kualitasnya tinggi dan bagus, pada proses pembangunannya tidak korup, tidak ada biaya ekstra. Kalo Pak Ganjar minta, laporkan saya ke KPK dan viralkan, kalau ada pegawai yang minta, laporkan ke saya. Kemudian, desain final akan saya sampaikan ke Pak Presiden. Pak Jokowi khan cita-citanya bukan presiden, tapi jadi pegawai perhutani," katanya. (K28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa tengah perhutani destinasi wisata
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top