Kasus Tambah, Belum Ada Pasien Virus Corona Covid-19 Sembuh di Jateng

Data dari corona.jatengptov.go.id per Senin (23/3/2020), jumlah pasien positif covid - 19 sebanyak 15 orang. Tiga orang diketahui telah meninggal, sementara 12 lainnya masih dirawat di rumah sakit dengan tingkat kesembuhan yang masih kosong.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  09:26 WIB
Kasus Tambah, Belum Ada Pasien Virus Corona Covid-19 Sembuh di Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat melepas truk pengangkut untuk Pengiriman 41.250 masker ke Hongkong Taiwan dan Singapura, pada Senin (17/2/2020). - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, SEMARANG - Kendati jumlah kasus corona covid-19 terus meningkat, belum ada satu pun pasien positif terinfeksi virus corona di Jawa Tengah berhasil disembuhkan.

Data dari corona.jatengptov.go.id per Senin (23/3/2020), jumlah pasien positif covid - 19 sebanyak 15 orang. Tiga orang diketahui telah meninggal, sementara 12 lainnya masih dirawat di rumah sakit dengan tingkat kesembuhan yang masih kosong.

Pasisen positif covid - 19 yang dirawat di Jateng tersebar di enam rumah sakit. 4 pasien di RSUD dr Moewardi Solo, 4 di RSUP dr Kariadi Semarang, 1 di rumah sakit Tidar Magelang, 1 di rumah sakit Wongso Negoro Semarang, 1 di RSUD Kraton Pekalongan, dan 1 di RSUD Margono Purwokerto.

Selain pasien positif, Jateng juga mencatat peningkatan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 2.644 dan pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 206 yang dirawat.

Sebelumnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan mengajak masyarakat untuk waspda dengan menjaga jarak saat aktivitas di luar rumah. Gubernur juga meminta masyarakat untuk berperilaku hidup sehat dan mencuci tangan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan rapid test atau tes massal virus corona atau covid - 19.

Ganjar mengungkapkan bahwa sejauh ini di Jateng belum ada alat untuk tes massal covid - 19. Ganjar justru bertanya apakah alat tersebut sudah tersedia di pemerintah pusat.

Dia menambahkan bahwa saat ini konsentrasi Pemprov Jateng yakni mengoptimalkan social distancing supaya berjalan efektif. Semua saluran menurut Ganjar bakal dioptimalkan, termasuk media sosial (medsos).

"Gunakan seluruh kekuatan dan  jejaring, termasuk medsos," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Virus Corona, jateng

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top