Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kampanye Berwisata Aman di DI Yogyakarta Digulirkan

Masyarakat diajak berperan aktif bersama dalam penerapan protokoler kesehatan di tempat umum, terutama pada titik-titik kumpul atau objek pariwisata di Yogyakarta.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Juni 2020  |  18:47 WIB
Suasana Taman Wisata Candi Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (20/3/2020). - Antara/Hendra Nurdiyansyah
Suasana Taman Wisata Candi Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (20/3/2020). - Antara/Hendra Nurdiyansyah

Bisnis.com, SLEMAN - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero) bekerja sama dengan Grab Indonesia dan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta didukung Telkom Indonesia dan Pertamina mengadakan kampanye Ready for Safe Tourism di Yogyakarta, Minggu (28/6/2020).

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih sadar dan peduli pada pentingnya protokol kesehatan di era normal baru saat ini," kata Direktur Utama PT TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Edy Setijono.

Menurut dia, Ready for Safe Tourism merupakan suatu gerakan yang diinisiasi oleh TWC sebagai salah satu pelaku industri pariwisata di Yogyakarta untuk mengajak masyarakat berperan aktif bersama dalam penerapan protokoler kesehatan di tempat umum, terutama pada titik-titik kumpul atau objek pariwisata di Yogyakarta.

"Banyak orang yang mulai berkumpul untuk beraktivitas di luar, terutama di pusat-pusat kota dan objek wisata di Yogyakarta. Kami melihat ada kerinduan masyarakat untuk dapat kembali berwisata di Yogyakarta. Namun, banyak yang masih abai dalam penerapan protokol normal baru seperti kurang menjaga jarak dan belum menggunakan masker," katanya.

Ia mengatakan kegiatan Ready For Safe Tourism ini bertujuan untuk menimbulkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol normal baru saat beraktivitas di luar rumah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Memasuki era normal baru di tengah pandemi Covid-19, masyarakat mulai kembali menjalankan rutinitas normalnya, seperti bekerja dan berolahraga," katanya.

Aktivitas-aktivitas ini dapat dilihat mulai kembali ramai dilakukan. Pusat keramaian yang telah tutup selama berbulan-bulan lalu, kembali hidup menggeliat seiring dengan kondisi normal baru ini.

"Di Yogyakarta sendiri, beberapa objek titik keramaian dapat dilihat mulai dikunjungi masyarakat. Objek utama seperti Tugu Yogyakarta, Grha Sabha Permana, Malioboro dan Titik Nol Kilometer dapat dipastikan menjadi lokasi berkumpul aktivitas masyarakat, khususnya saat hari libur," katanya.

Di tengah persiapan berbagai pengelola wisata maupun area publik dalam penerapan protoko kesehatan Covid-19, banyak dijumpai warga yang masih abai untuk menerapkan protokoler kesehatan selama beraktivitas.

"Penggunaan masker, jaga jarak, serta jaga kebersihan tubuh menjadi beberapa poin utama yang perlu ditanamkan kepada masyarakat supaya mulai menjadi nilai-nilai utama dalam menjalankan kehidupan di masa normal baru ini," katanya.

Kampanye Ready for Safe Tourism ini dilaksanakan dengan kegiatan konvoi menggunakan GrabWheels yang diikuti oleh 50 peserta dari PT TWC, Grab, PAM Obvit dan BUMN lainnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga menerapkan protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu badan peserta sebelum mulai beraktivitas, wajib menggunakan masker dan tetap menjaga jarak.

Rute konvoi dimulai dari Universitas Gadjah Mada menuju Tugu Pal Putih, Titik Nol Yogyakarta dan berakhir di Pagelaran Alun-Alun Utara Yogyakarta.

Pada setiap titik pemberhentian, warga dapat turut berpartisipasi untuk ikut kampanye protokol normal baru dengan upload foto pada virtual photobooth yang telah disediakan. Setelah itu, warga dapat upload ke media sosial masing-masing untuk mendapatkan hadiah menarik.

Direktur Pam Obvit Polda DIY Sutekat Raharja mengajak seluruh warga untuk mendukung program pemerintah dalam upaya melaksanakan normal baru di setiap sendi kehidupan, salah satunya adalah dunia pariwisata.

"Marilah kita turut mendukung upaya pemerintah dalam memberantas pandemi Covid-19 agar Indonesia dapat segera terbebas dari pandemi dan kehidupan berjalan normal kembali, termaksud sektor pariwisata," katanya.

Head of Business Development West Territory Grab Indonesia Oka Pasaribu mengatakan objek wisata di Yogyakarta tengah bersiap untuk buka operasional, protokol kesehatan sangat penting untuk diperhatikan.

"Dalam hal ini, Grab sangat senang bisa turut berpartisipasi dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya kebersihan dan kesehatan melalui konvoi kampanye Ready for Safe Tourism PT Taman Wisata Candi dan PAM Obvit dengan GrabWheels," katanya.

Menurut dia, untuk terus mendukung perjalanan wisata yang lebih aman selama masa new normal ini, Grab juga menghadirkan armada GrabBike Protect dan GrabCar Protect dengan fitur dan aturan keamanan terbaru, serta melengkapi kendaraan dengan partisi plastik dan peralatan kebersihan yang menjamin keamanan mitra pengemudi dan penumpang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata yogyakarta

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top