Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pekan Tak Biasa di Malioboro dan Covid-19 DIY

Puncak keramaian terjadi pada Sabtu (22/8/2020) yakni sebanyak 5.149 pengunjung.
Sejumlah wisatawan berkunjung ke kawasan Jalan Malioboro di Yogyakarta, Jumat (21/8/2020). Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro memperkirakan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Malioboro pada libur tahun baru Islam dan libur panjang akhir pekan ini mencapai dua ribu hingga tiga ribu wisatawan per hari./Antara-Andreas Fitri Atmoko
Sejumlah wisatawan berkunjung ke kawasan Jalan Malioboro di Yogyakarta, Jumat (21/8/2020). Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro memperkirakan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Malioboro pada libur tahun baru Islam dan libur panjang akhir pekan ini mencapai dua ribu hingga tiga ribu wisatawan per hari./Antara-Andreas Fitri Atmoko

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Malioboro kembali dibanjiri pengunjung pada akhir pekan libur panjang tahun baru islam 1442 hijriah, mulai Kamis sampai Minggu (20-23/8/2020). Jumlah pengunjung diperkirakan dua kali lipat dari pekan sebelumnya, yang juga momen libur panjang hari kemerdekaan RI.

Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Malioboro, Ekwanto, menjelaskan puncak keramaian terjadi pada Sabtu (22/8/2020) yakni sebanyak 5.149 pengunjung. “Kamis ada 4.781 pengunjung, Jumat ada 3.772 pengunjung. Minggu masih dalam proses,” ujarnya, Minggu (23/8/2020).

Pada libur panjang akhir pekan sebelumnya, jumlah pengunjung terbanyak dalam sehari hanya sekitar 2.000 pengunjung. Waktu itu, petugas atau Jogoboro kewalahan menjaga pengunjung karena jumlahnya yang terbatas yakni hanya 36 personel yang dibantu Dinas Perhubungan dan Satpol PP masing-masing 24 petugas.

Kendati meningkat, pada akhir pekan ini kondisi Malioboro lebih kondusif karena Jogoboro dibantu oleh personil gabungan dari Dishub, Satpol PP, dan Linmas Kecamatan yang totalnya sejumlah 398 personil yang dibagi ke dalam dua sif. Personil gabungan ini disiagakan selama empat hari, Kamis hingga Minggu (20-23/8/2020).

Jogoboro, bertugas di pintu masuk setiap zona, Dishub memastikan jalur cepat lancer tidak ada kendaraan berhenti, sementara Satpol PP fokus pada penjagaan protokol Kesehatan dan mengurai kerumunan. “Lalu lintas padat tapi masih bergerak, banyak warga Jogja yang hanya lewat ditambah wisatawan luar kota juga,” ujarnya.

Dengan penjagaan lebih maksimal, peraturan Malioboro yang membatasi 500 pengunjung setiap zona serta pembagian jalur pedestrian timur untuk ke selatan dan pedestrian barat untuk ke utara bisa lebih maksimal diterapkan. “Sempat menghentikan pengunjung masuk juga karena kapasitas sudah penuh. Untuk jalur sudah lebih tertib meski masih ada satu-dua yang melanggar,” katanya.

Pada penerapan protokol Kesehatan khususnya pemakaian masker, petugas juga dibantu oleh Satpol PP DIY sebanyak 50 personil untuk mengedukasi pemakaian masker yang benar. Pemakaian masker yang diturunkan atau dilepas menjadi sasaran dalam operasi ini.

Sementara dalam perkembangan lain, data BPNP mengumumkan jumlah kasus Covid-19 di DIY per Minggu (23/8/2020) sebanyak 1.193 kasus bertambah 15 kasus konfirmasi corona baru. Sembuh kumulatif 826 kasus bertambah 18 orang. Meninggal 33 orang tidak ada tambahan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lugas Subarkah
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : JIBI/Harian Jogja
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper