Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gedung DPR Daerah Istimewa Yogyakarta Ditutup Imbas Empat Legislator Covid-19

Tes usap sebelumnya dilakukan terhadap 32 anggota DPRD DIY.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 September 2020  |  19:55 WIB
Gedung DPR Daerah Istimewa Yogyakarta berada di kawasan maliboro. - Antara
Gedung DPR Daerah Istimewa Yogyakarta berada di kawasan maliboro. - Antara

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta ditutup sementara mulai 16 hingga 18 September 2020 karena empat legislator terkonfirmasi positif Covid-19 setelah mengikuti tes usap massal di internal lembaga perwakilan rakyat itu.

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana saat jumpa pers di Gedung DPRD DIY, Rabu (16/9/2020), mengatakan tes usap sebelumnya dilakukan terhadap 32 anggota DPRD DIY dengan menggandeng Dinas Kesehatan DIY serta Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi DIY pada Sabtu (12/9/2020).

"Hasilnya ditemukan di antara kami ada empat orang yang positif Covid-19," kata dia.

Keempat anggota dewan itu, kata dia, memiliki kondisi fisik yang baik atau tanpa gejala. Mereka saat ini tengah menjalani isolasi sesuai prosedur yang ada.

"Saya perlu tekankan bahwa positif Covid-19 bukanlah aib dan juga bukan sebuah kesalahan. Ini bisa menimpa siapa saja. Justru kami mengapresiasi sangat tinggi kepada rekan anggota DPRD DIY yang telah bersedia di-'swab'," kata dia.

Dengan ditemukannya empat anggota dewan yang positif, kompleks DPRD DIY akan ditutup sementara selama tiga hari ke depan untuk sterilisasi atau disinfektasi di seluruh sudut gedung.

Meski demikian, Huda mengatakan sejumlah agenda rapat seperti pembahasan APBD Perubahan 2021, serta rapat penting lainnya dipastikan tetap berjalan meski berlangsung secara daring.

"Seluruh rapat tetap diselenggarakan secara daring karena kami tidak bisa meninggalkan pekerjaan itu," kata dia.

Menurut Huda, tes usap secara massal di kalangan anggota DPRD DIY diinisiasi untuk memberikan contoh kepada masyarakat sekaligus dorongan kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di DIY untuk memperluas uji Covid-19 sehingga dapat diketahui lebih cepat persebaran virus corona jenis baru di kalangan masyarakat.

Selain tes usap terhadap anggota dewan, menurut dia, tes cepat Covid-19 juga akan dilakukan terhadap pegawai sekretariat dewan serta para wartawan yang bertugas di lingkungan DPRD DIY.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yogyakarta

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top