Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Eceran di Kota Semarang Turun 15,2 Persen

Pada Juli 2020, penjualan eceran Kota Semarang mengalami penurunan 15,2 persen dibandingkan 2019.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 16 September 2020  |  14:15 WIB
Penjualan Eceran di Kota Semarang Turun 15,2 Persen
penjualan ritel
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG - Pada Juli 2020, penjualan eceran Kota Semarang mengalami penurunan 15,2 persen dibandingkan 2019.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jateng Soekowardojo mengatakan, penurunan ditunjukkan oleh hasil Survei Penjualan Eceran, di mana indeks penjualan rill (IPR) eceran tercatat sebesar 146,9 atau turun sebesar -3,6% (month-to-month).

"Penurunan penjualan secara bulanan bersumber dari kontraksi penjualan pada kelompok perlengkapan rumah tangga Iainnya, kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta sub kelompok sandang," kata Soekowardojo melalui siaran persnya Rabu (16/9/2020).

Secara tahunan, penjualan ritel di Kota Semarang masih mencatatkan penurunan. Pada Juli 2020, IPR mengalami penurunan sebesar -15,2°/o (yoy).

Berdasarkan kategori, penurunan penjualan eceran secara tahunan terjadi pada kelompok barang budaya dan rekreasi, diikuti bahan bakar kendaraan bermotor. Sementara itu, kelompok peralatan dan komunikasi tercatat mengalami peningkatan.

"Kinerja penjualan eceran Kota Semarang diperkirakan sedikit membaik pada Agustus 2020. Perkembangan ini tercermin dari perkiraan IPR Agustus 2020 yang tercatat sebesar 148,4 atau naik sebesar 1,0% (mtm)," tuturnya.

Secara bulanan, kelompok komoditas yang diperkirakan mengalami pertumbuhan positif diantaranya kelompok barang budaya dan rekreasi, diikuti kelompok suku cadang dan aksesori. Perbaikan kinerja penjualan eceran terutama disebabkan oleh masih relatif stabilnya daya beli masyarakat dibandingkan bulan Juli 2020 pasca pelonggaran kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurutnya, hal ini juga sejalan dengan ekspektasi omset penjualan pada tiga dan enam bulan mendatang yang tetap berada pada level optimis tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan yang berada di atas angka 100.

"Indeks Ekspektasi Omset Penjualan 3 bulan mendatang (November 2020) tercatat sebesar 128,3; dan Indeks Ekspektasi Penjualan 6 bulan mendatang (Februari 2021) sebesar 195,7," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel penjualan eceran kota semarang
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top