Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekspor Daerah Istimewa Yogyakarta Belum Sepenuhnya Pulih

Adapun selama Januari-Agustus 2020, nilai ekspor DIY mencapai US$242,2 juta atau turun 8,40 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019 lalu (yoy).
Muhammad Faisal Nur Ikhsan
Muhammad Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 04 Oktober 2020  |  15:10 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Himawan L Nugraha
Ilustrasi. - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, YOGYAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DIY mencatat nilai ekspor pada Agustus sebesar US$ 31,2 juta atau turun 4,59 persen dibandingkan dengan bulan Juli 2020 (mtm).

Adapun selama Januari-Agustus 2020, nilai ekspor DIY mencapai US$242,2 juta atau turun 8,40 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019 lalu (yoy).

BPS DIY mencatat penurunan kinerja ekspor pada enam komoditas utama. Diantaranya adalah komoditas pakaian jadi bukan rajutan (-11.30 persen); minyak atsiri, kosmetik, dan wangi-wangian (-40.00 persen); kayu, barang dari kayu (-20.00 persen); barang-barang dari kulit (13.64 persen); barang-barang rajutan (-13.04 persen); dan tutup kepala (-33.33 persen).

Pada Agustus 2020, BPS DIY juga mencatat bahwa semua sektor industri mengalami penurunan nilai ekspor. Penurunan paling dalam dialami oleh sektor pertanian yang hanya mencatatkan nilai ekspor sebesar US$ 0.3 juta atau turun -40.00 persen (mtm). Meskipun demikian, jika dibandingkan dengan nilai ekspor sektor pertanian pada Agustus 2019 (yoy), terlihat kenaikan sebesar 50 persen.

Nilai ekspor DIY turun berturut-turut sejak Maret 2020 hingga ke titik terendahnya di US$ 8.1 juta pada Mei 2020 lalu. Pada Juni-Juli 2020, tren perbaikan mulai terlihat, meskipun kurva nilai ekspor masih harus turun lagi di Agustus 2020. Beberapa negara yang menjadi tujuan utama ekspor di DIY adalah Amerika Serikat, Jerman, dan Australia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yogyakarta diy
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top