Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Soal Umroh, Biro Perjalanan Indonesia Menunggu Kabar Baik dari Arab Saudi

Ibadah umrah dibuka kembali pada awal November 2020 mendatang.
Farida Trisnaningtyas
Farida Trisnaningtyas - Bisnis.com 06 Oktober 2020  |  07:07 WIB
Calon Jamaah Umroh menunggu kepastian untuk berangkat ke Tanah Suci Mekah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020). Ribuan calon Jamaah Umroh yang melalui bandara Soetta gagal berangkat karena adanya penghentian sementara masuknya warga negara asing ke wilayah kerajaan Arab Saudi hingga batas waktu yang belum ditentukan untuk mencegah penyebaran virus corona ke negara itu. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Calon Jamaah Umroh menunggu kepastian untuk berangkat ke Tanah Suci Mekah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020). Ribuan calon Jamaah Umroh yang melalui bandara Soetta gagal berangkat karena adanya penghentian sementara masuknya warga negara asing ke wilayah kerajaan Arab Saudi hingga batas waktu yang belum ditentukan untuk mencegah penyebaran virus corona ke negara itu. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, SOLO - Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) masih menunggu pengumuman dari Pemerintah Arab Saudi terkait rencana pembukaan kembali ibadah umrah di tengah pandemi Covid-19.

Dalam hal ini Arab Saudi belum mengumumkan negara mana saja yang boleh masuk untuk menunaikan ibadah ini.

Ketua Perpuhi Solo, Her Suprabu, mengatakan ibadah umrah dibuka kembali pada awal November 2020 mendatang. Namun demikian, ini berlaku untuk beberapa negara terlebih dahulu.

“Tahapannya dari Saudi membuka 30% baru nanti 70%. Namun demikian, ini untuk internal dulu dan masyarakat yang sudah ada di sana,” katanya, kepada wartawan, Senin (5/10/2020).

Menurutnya, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah sempat menyatakan tidak ada pemberangkatan untuk tahun ini. Namun demikian, kebijakan ini diralat sembari menunggu informasi lebih lanjut.

Meski begitu, sejumlah biro perjalan umrah khususnya di Soloraya melakukan persiapan. Salah satunya adalah pendataan calon jemaah umrah. Hal ini penting dilakukan untuk mengantisipasi dibukanya pemberangkatan umrah dalam waktu dekat.

Ia mencontohkan calon jemaah yang tertunda mulai melakukan persiapan dokumen seperti paspor yang kemungkinan kadaluarsa. Dengan demikian, jika sewaktu-waktu dibuka bisa langsung persiapan berangkat.

Di sisi lain, terkait teknis pelaksanaan umrah di Arab Saudi, pemerintah setempat meluncurkan aplikasi Eatmarna. Aplikasi ini akan membantu menegakkan standar kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, ini juga guna memastikan calon jemaah sudah menjalani tes usap paling lama 72 jam sebelum keberangkatan.

Eatmarna juga berfungsi mengatur waktu bagi jemaah yang ingin menjalankan ibadah umrah maupun salat di Masjid Nabawi di Madinah serta Masjidil Haram di Mekah. Dalam hal ini untuk mengantisipasi kerumunan di masa pandemi.

Artinya, para jemaah merencanakan kunjungan mereka terlebih dahulu atau pun reservasi layanan opsional agar menjalankan ibadah dengan mudah dan nyaman melalui aplikasi tersebut.

Sebelumnya, penyetopan pemberangkatan umrah ini berakibat pada adanya penumpukan jemaah sekitar 30.000 orang di Soloraya. Rinciannya 20.000 jemaah umrah baru dan 10.000 jemaah yang batal berangkat sejak Februari 2020.

“Otomatis yang diprioritaskan berangkat nanti yang tertunda atau batal karena Covid-19. Misalnya di Dewangga ada 700 orang yang batal berangkat kemarin, ini yang kami utamakan. Akan tetapi, kami belum tahu sistemnya. Apakah di Arab Saudi ada pembatasan umur atau tidak,” kata pemilik Biro Umrah dan Haji Dewangga Lil Hajj tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Solo umroh

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top