Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pesisir Jateng Diminta Waspadai Banjir, Ini Kata BMKG

Ini berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  12:52 WIB
Sejumlah warga memerhatikan kapal Tongkang yang terdampar di Pantai Utara, Martoloyo, Tegal, Jawa Tengah, Senin (18/1/2021). Dua warung di pantai tersebut hancur terkena kapal tongkang pengangkut batubara yang terdampar akibat angin kencang dan gelombang tinggi. - Antara/Oky Lukmansyah.
Sejumlah warga memerhatikan kapal Tongkang yang terdampar di Pantai Utara, Martoloyo, Tegal, Jawa Tengah, Senin (18/1/2021). Dua warung di pantai tersebut hancur terkena kapal tongkang pengangkut batubara yang terdampar akibat angin kencang dan gelombang tinggi. - Antara/Oky Lukmansyah.

Bisnis.com, SEMARANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas II Maritim Tanjung Emas Semarang sampaikan peringatan dini banjir pesisir (Rob) di pesisir utara Jawa Tengah periode 19 Januari - 21 Januari 2021.

Peringatan tersebut tertulis dalam surat edaran ME. 01.02/PDR/18/KTJM/I/2021. BMKG mengatakan, berdasarkan informasi pasang surut Pusat Hidrografi dan Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) adanya gelombang Rob diakibatkan adanya aktivitas pasang air laut, kondisi gelombang tinggi, dan curah hujan tinggi.

"Kondisi tersebut berpengaruh pada dinamika pesisir di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah berupa banjir pesisir," kata Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Emas Semarang, Wahyu Sri Mulyani melalui keterangan resmi, Selasa (19/1/2021).

Dia mengimbau kepada masyarakat di pesisir utara Jawa Tengah untuk waspada adanya banjir pesisir (rob). Ia menyebut banjir pesisir terjadi sekitar pukul 24.00 - 03.00 WIB.

Hal tersebut, menurutnya, berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.

"Untuk itu, masyarakat tetap waspada untuk antisipasi dampak banjir pesisir, serta memperhatikan update informasi maritim dari BMKG," katanya. (k28)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng pantura
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top