Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keren! Sejak PPKM, Masyarakat Gunung Kidul Disiplin Terapkan Prokes

Kedisiplinan masyarakat Gunung Kidup dalam menerapkan protokol kesehatan membuat angka kasus harian Covid-19 terkendali.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Februari 2021  |  10:20 WIB
Tim SAR Kabupaten Gunung Kidul, DIY membagikan masker bagi wisatawan yang tidak memakai masker. (FOTO ANTARA - HO/SAR Linmas Gunung Kidul)
Tim SAR Kabupaten Gunung Kidul, DIY membagikan masker bagi wisatawan yang tidak memakai masker. (FOTO ANTARA - HO/SAR Linmas Gunung Kidul)

Bisnis.com, JAKARTA - Tingkat penularan virus corona (Covid-19) di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta terpantau minim seiring dengan kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan. 

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perda Satpol Pamong Praja Gunung Kidul Sugito mengatakan sejak pemberlakuan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tingkat kedisiplinan masyarakat meningkat.

Dia menggambarkan, sejak 11 Januari 2021, angka penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 harian paling tinggi 20 kasus.  Total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Gunung Kidul sebanyak 1.757 kasus dengan rincian 1.478 sembuh, 201 kasus dalam perawatan, dan 78 meninggal dunia.

"Pelanggaran protokol kesehatan di masyarakat menurun. Artinya tingkat kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan sangat tinggi. Begitu juga di objek wisata, wisatawan juga mematuhi protokol kesehatan dengan baik," katanya seperti dikutip dari Antara, Senin (15/2/2021).

Dia menerangkan,  pelanggaran PPKM didominasi pelaku usaha perdagangan dan jasa. Terutama dalam hal waktu operasional dan kapasitas. Adapun alasan tidak dipatuhinya aturan tersebut lantaran pengunjung memang sudah sepi lantaran situasi pandemi. Mereka pun merasa aturan yang diberikan tak banyak berpengaruh.

Sasaran PPKM tahap pertama adalah pelaku perdagangan dan jasa. Begitu juga sasaran tahap kedua dan ketiga ini. Hal ini dikarenakan mereka yang banyak melakukan pelanggaran.

"Itu tetap terhitung melanggar, tapi masih bisa dimengerti untuk alasannya tersebut," katanya.

Untuk itu, Sugito berharap PPKM tahap ketiga dengan berbasis mikro ini dapat menekan kembali angka penyebaran Covid-19. Namun demikian, pemkab memberikan kelonggaran diberikan pada hajatan masyarakat.

"Kami akan berkoordinasi dengan Tim Penanggulangan Tingkat RT, sebagai dasar mengambil tindakan sesuai instruksi," katanya.

#satgasCovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung kidul Protokol Pencegahan Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top