Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Co-Working Space Bank Jateng Surakarta Jadi Pusat Inkubasi UMKM

Area co-working space yang berlokasi di lantai 3 kantor Bank Jateng Cabang Surakarta tersebut akan memberikan layanan menyeluruh bagi pelaku UMKM yang meliputi pendampingan, pelatihan, konsultasi, dan permodalan.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  07:50 WIB
Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno bersama Walikota Surakarta terpilih Gibran Rakabuming Raka seusai meresmikan co-working space di kantor Bank Jateng Surakarta pada Selasa (23/2 - 2021). Ruang kerja bersama tersebut disiapkan sebagai pusat inkubasi bagi UMKM. (Foto: Istimewa)
Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno bersama Walikota Surakarta terpilih Gibran Rakabuming Raka seusai meresmikan co-working space di kantor Bank Jateng Surakarta pada Selasa (23/2 - 2021). Ruang kerja bersama tersebut disiapkan sebagai pusat inkubasi bagi UMKM. (Foto: Istimewa)

Bisnis.com, SURAKARTA — Bank Jateng membuka ruang kerja bersama atau co-working space di Bank Jateng Cabang Surakarta, yang disiapkan sebagai ruang inkubasi bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di area Surakarta dan sekitarnya.

Peresmian co-working space dilakukan oleh Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno bersama Walikota Surakarta terpilih Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (23/2/2021). Acara yang juga dihadiri oleh para pelaku UMKM tersebut disiarkan secara virtual melalui sosial media.

Acara peresmian kemudian disambung dengan diskusi bersama para pelaku UMKM yang dikemas dengan tema “Ngopi Bareng Mas Gibran”.

Dalam kesempatan tersebut, Supriyatno mengatakan bahwa co-working space yang berlokasi di lantai 3 kantor Bank Jateng Cabang Surakarta tersebut akan memberikan layanan menyeluruh bagi pelaku UMKM yang meliputi pendampingan, pelatihan, konsultasi, dan permodalan.

“Konsepnya adalah one stop service, mulai dari pendampingan untuk urusan perizinan, pelatihan dalam hal pembukuan, pendampingan untuk mengakses pemasaran digital. Semacam ruang inkubasi untuk UMKM,” ujarnya.

Terkait dengan permodalan bagi UMKM, Supriyatno menjelaskan bahwa terdapat sejumlah program kredit yang dapat diakses oleh para pelaku usaha kecil. Selain Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang memberikan kredit dengan bunga 6% per tahun, tersedia pula program lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

Terbaru, Bank Jateng sedang menyiapkan program kredit untuk pelaku usaha kecil, khususnya dari kalangan milenial, dengan plafon pinjaman hingga Rp25 juta dan bunga kredit sebesar 2% per tahun.

“Kami sedang siapkan namanya, ditunggu saja. Sudah mendapatkan persetujuan dari Pak Gubernur Jateng, ini mungkin akan menjadi kredit paling murah karena bunganya hanya 2%,” tambahnya.

Sementara itu, Gibran menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Kota Surakarta berupaya memfasilitasi para pelaku UMKM di wilayah tersebut agar tetap bisa bertahan di masa pandemi, bahkan bisa naik kelas dengan jangkauan pasar yang lebih luas.

Menurut Gibran, area co-working space yang disediakan oleh Bank Jateng akan dimanfaatkan untuk melatih para pelaku UMKM guna meningkatkan kapasitasnya.

“Kami akan siapkan beberapa co-working space sebagai ruang kerja bersama. Selain di Bank Jateng ini, nanti akan ada juga di tempat lain, termasuk nanti di kantor Pemkot Surakarta,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank jateng
Editor : Farodlilah Muqoddam
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top