Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gunung Kidul Jadi Zona Kuning Covid-19

DI Yogyakarta kini telah bebas dari zona merah. Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Kota Yogyakarta berada di zona oranye.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 16 April 2021  |  06:50 WIB
Peta zonasi resiko penyebaran Covid-19 per 11 April 2021  -  Istimewa / Satgas Penanganan Covid/19
Peta zonasi resiko penyebaran Covid-19 per 11 April 2021 - Istimewa / Satgas Penanganan Covid/19

Bisnis.com, YOGYAKARTA – DI Yogyakarta kini telah terbebas dari zona merah. Hal tersebut ditunjukkan dalam data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada pekan ini.

Dari lima Kabupaten dan Kota di DI Yogyakarta, hampir seluruhnya kini memiliki risiko sedang penularan Covid-19. Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, dan Kota Yogyakarta kini berada di zona oranye. Sementara itu, Kabupaten Gunung Kidul menjadi satu-satunya wilayah dengan resiko rendah penularan Covid-19 atau berada di zona kuning.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah kasus Covid-19 yang telah terkonfirmasi di DI Yogyakarta mencapai 35.716 kasus atau 2,2 persen dari jumlah kasus terkonfirmasi nasional. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Jawa Tengah yang telah melebihi 170.000 kasus.

Masyarakat berusia 31 – 45 tahun menjadi kelompok usia paling rentan terjangkit Covid-19. Setidaknya, kelompok usia tersebut mencapai 24,4 persen dari keseluruhan pasien Covid-19 terkonfirmasi. Sementara itu, jumlah korban meninggal paling banyak berasal dari kelompok umur di atas 60 tahun. Persentasenya mencapai 58,1 persen.

Gejala paling umum yang diderita pasien Covid-19  di DI Yogyakarta adalah batuk, persentasenya mencapai 71,5 persen dari keseluruhan jumlah pasien yang positif. Gejala lain yang sering terjadi adalah riwayat demam, demam, sesak nafas, pilek, serta diare.

Sebanyak 48 persen dari jumlah pasien yang terkonfirmasi positif tercatat memiliki riwayat hipertensi. Sementara 37,3 persennya tercatat memiliki penyakit diabetes melitus.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DI Yogyakarta, per 15 April 2021, jumlah kasus Covid-19 secara kumulatif telah mencapai 36.461 kasus. Dengan total suspek mencapai 37.906 kasus.

Jumlah pasien yang telah dirawat mencapai 4.789 pasien dengan penambahan 221 pasien baru dibandingkan hari sebelumnya. 30.793 pasien telah dinyatakan sembuh. Sementara jumlah korban yang meninggal akibat Covid-19 mencapai 879 orang.

Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta terus menggencarkan program vaksinasi sebagai upaya penanganan Covid-19. Kadarmanta Baskara Aji, Sekretaris Daerah DI Yogyakarta, mengungkapkan berbagai kolaborasi dan kerjasama telah dipersiapkan untuk mempercepat program tersebut. Salah satunya dengan menggandeng PT. Trinusa Travelindo (Traveloka).

Ada tiga kelompok yang bakal disasar oleh kolaborasi tersebut. Yaitu percepatan vaksin untuk guru, masyarakat lansia, dan pelaku pariwisata. “Pelaksanaannya mungkin tidak hanya digelar di satu lokasi saja. Melainkan dapat dibagi, dilakukan di Kabupaten / Kota,” jelas Aji dalam keterangan resminya.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yogyakarta diy
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top