Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DIY Targetkan PAD Mencapai Rp1,9 Triliun, Begini Rencananya

Dalam Musrenbang yang dilaksanakan pada Senin (12/4/2021), dirumuskan pula beberapa target pembangunan di DIY. Seperti persentase angka kemiskinan yang diharapkan turun hingga berada di angka 8,16 persen.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 12 April 2021  |  17:26 WIB
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memimpin Musrenbang yang membahas RKPD DIY tahun 2022, Senin (12/4/2021)  -  Istimewa / Pemerintah Provinsi DIY
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memimpin Musrenbang yang membahas RKPD DIY tahun 2022, Senin (12/4/2021) - Istimewa / Pemerintah Provinsi DIY

Bisnis.com, YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta melakukan pembahasan Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) di Gedung Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (12/4/2021).

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap agar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tersebut dapat berjalan dengan efektif. “Marilah momen musyawarah perencanaan pembangunan ini kita jadikan momentum agar dapat menghasilkan suatu perencanaan yang berkualitas. Yang dapat bermuara pada terwujudnya pembangunan dalam rangka penyediaan dan pemberdayaan SDM yang unggul, pemulihan sosial ekonomi masyarakat akibat dampak pandemi, serta menjaga kualitas infrastruktur dasar yang kita miliki,” jelas Sri Sultan dalam sambutannya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Beny Suharsono, menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 masih memengaruhi kinerja perekonomian di DIY.

“Pertumbuhan ekonomi DIY dan pertumbuhan per kapitanya memang mengalami pertumbuhan -2,69 persen, ini jauh lebih rendah bila dibandingkan realisasi tahun 2019 yaitu sebesar 6,59 persen,” jelasnya. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian target dan indikator makro ekonomi serta pembangunan di DIY.

Dalam rancangan RKPD tahun 2022, pendapatan DIY diperkirakan akan mencapai Rp5,7 triliun dengan angka Pendapatan Asli Daerah (PAD) diperkirakan bisa menyentuh Rp1,9 triliun. Sementara itu, Pendapatan Transfer di DIY ditargetkan berada di angka Rp3,7 triliun dengan pendapatan lain yang sah berkisar di angka Rp7,5 triliun. 

Beny juga mengungkapkan bahwa anggaran belanja Pemerintah Provinsi DIY dalam rancangan RKPD tahun 2022 ditargetkan akan mencapai Rp7,4 triliun. Dengan pertumbuhan ekonomi berkisar di angka 5,4 – 6,0 persen.

Beberapa target pembangunan juga bakal dibahas dalam Musrenbang yang diperkirakan baru akan selesai pada Mei nanti. Sementara ini, tingkat kemiskinan di DIY pada tahun 2022 ditargetkan berkisar di angka 12,68 – 11 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka bakal ditargetkan di angka 3,5 – 3,23 persen. Sementara itu, Rasio Gini dan Indeks Pembangunan Manusia masing-masing ditargetkan berada di angka 0,4516 – 0,4382 poin dan 80,5 – 81,3 poin.

Dalam sambutannya, Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, berpesan agar Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta dapat memperhatikan berbagai isu strategis di daerahnya. “Karena tahun 2022 merupakan tahun terakhir RPJMD,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diy pendapatan daerah sri sultan hamengkubuwono
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top