Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terkuak! Mitos Buto di Waduk Kedung Ombo, Sering Minta Tumbal

Warga mengaitkan misteri alam gaib dengan kecelakaan perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo, Boyolali, Jawa Tengah. Benarkah mitos Buto yang sering minta tumbal?
Nugroho Meidinata
Nugroho Meidinata - Bisnis.com 17 Mei 2021  |  12:52 WIB
Perahu wisata yang mengalami kecelakaan di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali, Sabtu (15/5/2021). - Solopos/Akhmad Ludiyanto
Perahu wisata yang mengalami kecelakaan di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali, Sabtu (15/5/2021). - Solopos/Akhmad Ludiyanto

Bisnis.com, JAKARTA - Insiden perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo, kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah membuat 9 dari 20 orang meninggal dunia. Perahu wisata tersebut terbalik karena kelebihan muatan karena dinaiki 20 penumpang. Padahal kapasitas perahu tersebut hanya 12 orang.

Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond mengatakan perahu wisata itu terbalik saat hendak merapat ke warung apung di Waduk Kedung Ombo. Saat itu banyak penumpang yang asyik berswafoto di haluan atau bagian depan kapal yang menyebabkan perahu oleng dan terbalik.

“Rencananya mau ke warung apung, jaraknya sekita 50 meter dari daratan. Karena kapasitas penuh, ada penumpang yang mau selfie di geladak depan, sehingga perahu oleng dan terbalik,” terang Morry Ermond seperti dikutip dari Solopos.com, Senin (17/5/2021).

Di balik peristiwa perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo, ternyata ada beberapa cerita mistis yang beredar di masyarakat Kota Boyolali. Bahkan, ada warga yang bercerita tentang kerajaan gaib di waduk seluas 6758 hektar itu

Percaya tak percaya, waduk yang berlokasi di tiga kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Sragen, Boyolali dan Grobogan ini konon katanya kerap dijadikan tempat pembuangan "makhluk halus".

Berdasarkan informasi yang diungkap pengelola akun Instagram @misterisolo pada Sabtu (24/10/2020), beraneka macam makhluk halus kerap bergentayangan di waduk Kedung Ombo.

Konon ceritanya, waduk ini dijaga oleh makhluk seperti "Buto" dengan muka merah yang mengenakan pakaian kerajaan. Sayangnya, makhluk ini kerap meminta tumbal dengan cara menyeret korban ke dasar waduk yang disebut-sebut tempat sebuah kerajaan gaib.

"Namun, setelah perjanjian dengan penduduk dan beberapa paranormal, makhluk tersebut bersedia untuk tidak mengambil tumbal dan diganti oleh sajen di malam-malam tertentu," ujar pengelola akun Instagram @misterisolo.

Kerajaan gaib di Waduk Kedung Ombo, menurut mitos masyarakat sekitar, dipimpin oleh ratu. Dia dikenal sebagai sosok yang menjaga adab dan sopan santun.

Dari informasi yang diperoleh dari @misterisolo, pengunjung yang mempunyai niat mesum justru dipermudah oleh penunggu waduk.

"Tempat yang tiba-tiba sepi dan suasana yang tiba-tiba menggoda menjadi sambutan hangat dari lelembut kepada oknum-oknum [yang ingin mesum] tersebut," tulis @misterisolo.

Meskipun dipermudah, ternyata makhluk halus Waduk Kedung Ombo tersebut justru akan mengikuti oknum mesum hingga tiba di rumahnya.

Hal tersebut yang akan membuat suasana rumah dan lingkungan sekitar menjadi panas dan tak nyaman. Berbagai macam kejadian di luar nalar pun terjadi.

Operasi pencarian korban perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, resmi ditutup. Proses pencarian sudah berakhir setelah ditemukannya korban terakhir dari peristiwa kecelakaan itu pada Senin (17/5/2021) pagi.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, Bambang Sinungharjo, mengatakan proses pencarian sudah ditutup pada Senin (17/5/2021) pukul 09.30 WIB. Bambang mengatakan pada Minggu (16/5/2021) pihaknya telah menyerahkan enam jenazah korban kecelakaan perahu terbalik kepada keluarga korban. Kemudian tiga korban lainnya juga sudah diserahkan kepada keluarga.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa tengah kecelakaan waduk
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top