Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dua Objek Wisata di Yogyakarta Ditutup karena Berada di Zona Merah

Dua objek wisata itu berada di Kemantren Wirobrajan yang berstatus zona merah.
Yosef Lion P.
Yosef Lion P. - Bisnis.com 24 Mei 2021  |  09:15 WIB
Lanskap Yogyakarta. - Bisnis/Nancy Junita
Lanskap Yogyakarta. - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menutup objek wisata di zona merah dan oranye guna mencegah penyebaran Covid-19. Sejauh ini ada dua objek wisata yang ditutup oleh pemerintah kelurahan di zona merah.

Kepala Dispar Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko, mengatakan dua tempat wisata yang ditutup itu yakni Museum Bahari dan Museum Amri Yahya. "Sudah dikoordinasikan dengan Kemantren dan infonya sudah tutup lama sejak pandemi," jelas dia, Minggu (23/5/2021).

Penutupan tempat wisata itu mengikuti arahan Pemda DIY yang juga mengacu peraturan Mendagri soal penutupan tempat wisata di masa pandemi.

Wahyu menyebut dua objek wisata itu berada di Kemantren Wirobrajan yang berstatus zona merah.

Sementara itu, objek wisata populer di Jogja yakni Gembira Loka Zoo atau Kebun Binatang Gembira Loka, masih tetap beroperasi. "Sejauh ini kami masih akan buka pelayanan. Kami belum dapat tembusan mengenai penutupan obyek wisata dari gugus tugas/pemkot di wilayah Gembira Loka Zoo," kata Manajer Pemasaran Gembira Loka Zoo, Yosi Hermawan.

Meskipun demikian, dalam operasional layanan pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19. Semisal kapasitas kunjungan dibatasi sampai 50 persen dengan mengacu pada tiga hal yakni kapasitas parkir, penjualan tiket, serta antrean pengunjung di tiap wahana.

"Dan untuk angka yang kami terapkan untuk pembatasan adalah 2.500 pengunjung dalam satu waktu. Prokes sendiri menjadi poin utama yang kami perhatikan, termasuk GL Zoo sampai saat ini belum menerima rombongan," pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata yogyakarta diy

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top