Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Jateng Dampingi UMKM di Surakarta Go-Digital

Program digitalisasi UMKM tersebut diharapkan bisa menjadi percontohan bagi daerah-daerah lainnya.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 28 Oktober 2021  |  15:22 WIB
Penandatanganan kerjasama antara Bank Jateng dengan Korem 074 Warastrama yang disaksikan oleh Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. - Istimewa - Bank Jateng
Penandatanganan kerjasama antara Bank Jateng dengan Korem 074 Warastrama yang disaksikan oleh Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. - Istimewa - Bank Jateng

Bisnis.com, SURAKARTA - Bank Jateng bekerja sama dengan Korem 074/Warastratama melakukan pelatihan kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Surakarta. Pendampingan tersebut dilakukan untuk mendukung UMKM naik kelas dan bisa merambah pasar digital.

Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Surakarta, mengapresiasi peran TNI melalui Babinsa dan Dandim yang membantu pelaksanaan pelatihan untuk UMKM untuk mendukung pemulihan ekonomi.

"Di masa Covid-19, TNI turun tangan langsung untuk tracing, testing, vaksinasi. Ketika Covid-19 sudah mereda, TNI tidak berhenti begitu saja, ini juga membantu untuk pemulihan ekonomi. Tadi ada Babinsa se-Solo Raya ada Dandim se-Solo Raya, beliau-beliau melakukan training UMKM," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (28/10/2021).

Sebelum pelatihan, dilakukan pula penandatanganan kerja sama antara Bank Jateng Surakarta dengan Korem 074 Warastratama. Penandatanganan dilakukan di Co-Working Space milik Bank Jateng.

Djaka Nur Sahid, Pimpinan Bank Jateng Cabang Surakarta, menyebut Co-Working Space tersebut memang disiapkan sebagai tempat inkubasi pelaku UMKM baik yang dengan merintis atau berbentuk start-up ataupun yang sudah memulai usahanya.

"Dalam kesempatan ini kami bersinergi dengan Korem 074/Warastratama melatih Babinsa. Mereka dibekali pelatihan secara digital untuk mendampingi pelaku UMKM di desa-desa," jelas Djaka.

Setidaknya, hingga saat ini, ada 800-an pelaku UMKM yang telah didampingi dan dilatih di Co-Working Space milik Bank Jateng Tersebut. Tak hanya pendampingan dan pelatihan, UMKM binaan tersebut juga didampingi dan diberikan bantuan permodalan.

"Pendampingan permodalan kami siapkan skema kredit KUR dengan bunga 6 persen dan skema kredit milenial untuk para milenial dengan bunga 7 persen dengan cash back 5 persen sehingga bunga 2 persen. Ini untuk membantu milenial start-up yang baru mulai, mereka yang kemarin di PHK bisa bangkit dengan memulai usaha," jelas Djaka.

Bank Jateng akan membekali Babinsa dengan pemahaman dan pelatihan digitalisasi UMKM. Berbagai materi akan disampaikan, mulai dari Micro Business Simulation (MBS), pembukuan sederhana meliputi penyusunan Rancangan Anggaran Belanja (RAB), pencatatan cashflow, pembuatan laporan keuangan, hingga branding produk agar menarik dan bernilai ekonomi tinggi.

"Para Babinsa juga diajarkan soal pemasaran sosial media memanfaatkan teknologi marketing online," jelas Rudi Saladin, Komandan Korem 074/Warastrama.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank jateng

Sumber : Siaran Pers

Editor : Farodlilah Muqoddam

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top