Bank Jateng Mudahkan Pensiunan dengan Perekaman Data Berbasis Biometrik

Selain memudahkan nasabah dalam mengambil uang pensiun, layanan tersebut menjadi bukti nyata upaya transformasi digital yang dilakukan Bank Jateng.
Istimewa/Humas Bank Jateng
Istimewa/Humas Bank Jateng

Bisnis.com, SRAGEN - Bank Jateng menerapkan program perekaman data otentik berbasis biometrik atau enrollment untuk memudahkan nasabah pensiunan. Langkah tersebut juga jadi upaya transformasi digital bagi layanan pembayaran dana pensiun Taspen.

“Ini merupakan salah satu wujud layanan Bank Jateng kepada para pensiunan yang sudah memasuki masa purna, khususnya yang berada di wilayah Sragen,” jelas Retno Tri Wulandari, Pemimpin Bank Jateng Kantor Cabang Sragen pada keterangan resmi.

Proses enrollment diawali dengan perekaman data biometrik. Mulai dari wajah, sidik jari, hingga perekaman suara. Dengan perekaman data biometrik tersebut, nasabah tak perlu lagi untuk melakukan antre di kantor bayar untuk melakukan pelaporan. Hal yang sama juga berlaku ketika nasabah melakukan abses secara periodik ataupun ketika mengambil uang pensiun.

Retno juga menambahkan bahwa periode absen bagi nasabah yang sudah memasuki masa pensiun perlu dilakukan setiap 3 bulan sekali. Sementara bagi nasabah pensiunan yang berstatus janda atau duda, absen online dilakukan setiap 2 bulan sekali.

Apabila telah melakukan enrollment maka absen online dilakukan secara mandiri. Caranya dengan mengunduh aplikasi Taspen Otentikasi di Playstore yang sudah disediakan dari PT Taspen,” jelas Retno.

Pengguna ponsel pintar berbasis Android hanya perlu mengunduh aplikasi tersebut serta menuliskan nomor Taspen. Petunjuk penggunaan aplikasi juga sudah disediakan, sehingga nasabah bisa menggunakan aplikasi dengan lebih mudah.

Secara khusus, Retno mengaku akan terus melakukan edukasi terkait layanan yang diberikan Bank Jateng kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memasuki masa pensiun. Proses edukasi tersebut terus dilakukan secara virtual, terutama bagi ASN di wilayah Sragen yang akan memasuki masa Purna Tugas.

Tinggal [mengirimkan pesan melalui] WhatApp petugas untuk diberikan panduan dan tentunya pengurusan sampai dengan turunnya Gaji Pensiun & THT Taspen, gratis tanpa dipungut biaya,” jelas Retro seperti dikutip dari siaran pers.

PT Taspen sendiri sejak 2021 sudah tidak mengeluarkan Kartu Identitas Pensiun (Karip). Sebagai gantinya, ASN yang telah Purna Tugas akan diberikan smart card yang berfungsi sebagai Karip sekaligus Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Kartu tersebut bakal memudahkan penerima dana pensiun dalam mengambil uang melalui ATM.

Yos, Ketua Tim Pemasar Bank Jateng Sragen, mengatakan bahwa enrollment yang diadakan pada minggu ke-3 bulan November telah berjalan dengan baik. Antusiasme para nasabah pensiunan juga cukup positif. “Target kami per hari bisa melayani sampai dengan 100 pensiunan dengan protokol kesehatan yang ketat,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper