Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Anak: Dinkes DIY Minta Dukungan Orang Tua

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak di DI Yogyakarta dilaksanakan di sekolah-sekolah.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 22 Desember 2021  |  16:23 WIB
Seorang anak memperlihatkan kartu vaksinasi usai mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kediri, Jawa Timur, Selasa (14/12/2021). Pemerintah akan menggunakan 6,4 juta dosis vaksin Sinovac untuk anak hingga akhir Desember 2021. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani -
Seorang anak memperlihatkan kartu vaksinasi usai mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kediri, Jawa Timur, Selasa (14/12/2021). Pemerintah akan menggunakan 6,4 juta dosis vaksin Sinovac untuk anak hingga akhir Desember 2021. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani -

Bisnis.com, YOGYAKARTA – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DI Yogyakarta, Pembajun Setyaningastutie, meminta dukungan orang tua untuk ikut menyukseskan program vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun.

“Kami sangat berharap bapak/ibu, orang tua di rumah bisa mendukung hal ini. Memberikan support, memberikan pemahaman bahwa vaksin ini penting dan ini merupakan hak mereka [anak-anak] untuk mendapatkan kesehatan,” ucapnya, Rabu (22/12/2021).

 

Pembajun menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun berlangsung di seluruh kabupaten dan kota di DI Yogyakarta. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan aturan pemerintah, di mana hanya wilayah dengan tingkat vaksinasi dosis pertama di atas 70 persen yang bisa memulai vaksinasi anak.

 

“Kami berharap sebelum akhir tahun [vaksinasi anak bisa selesai], sebelum mobilitasnya terlalu tinggi, anak-anak kita secepat mungkin kita vaksinasi,” ucap Pembajun.

 

Sementara ini, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak di DI Yogyakarta dilaksanakan di sekolah-sekolah. Program tersebut berjalan bersama program bulan imunisasi anak. “Memang kita harapkan terintegrasi antara vaksin Covid-19 dengan vaksin program supaya ibu dan bapak guru itu juga ikut memantau,” jelas Pembajun.

 

Dalam diskusi yang digelar secara virtual oleh Humas Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta, Pembajun juga menjelaskan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun. “Karena anak-anak usia 6-11 tahun ini masuk kategori rentan. Khususnya untuk 6 tahun, tidak bisa menyampaikan bila sesuatu terjadi pada dirinya,” jelasnya.

 

Sementara ini, program vaksinasi anak di DI Yogyakarta telah berjalan dengan cukup baik. Bahkan, Pembajun mengaku terharu ketika melihat antusiasme anak-anak dalam mengikuti program vaksinasi.

 

“Pada saat kick-off kemarin, anak-anak sangat semangat untuk mendapatkan vaksin. Apalagi kalau mereka tahu kalau temannya berangkat vaksinasi, mereka ikut, ajak bapak ibunya untuk vaksin,” jelas Pembajun.

 

Pada perkembangan lainnya, hingga hari Selasa (21/12/2021) kemarin, Dinkes Provinsi DI Yogyakarta mencatat capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama telah mencapai 98 persen. Sementara itu, untuk dosis kedua, capaiannya telah berada di angka 87 persen.

 

Pembajun mengajak masyarakat yang belum divaksin bisa segera mengikuti program vaksinasi Covid-19. Pasalnya, selain untuk menciptakan kekebalan komunal, vaksin juga menjadi salah satu alat penangkal coronavirus yang kian hari kian bertambah variannya.

 

“Kami hanya ingin bahwa masyarakat itu segeralah menyelesaikan, menuntaskan kewajibannya untuk vaksin. Sampai hari ini, vaksin yang diberikan kepada masyarakat oleh pemerintah itu masih bisa menanggulangi varian yang baru ini. Oleh karena itu, saya sepakat, saya setuju bahwa protokol kesehatan tetap harus kita lakukan, 5M itu tetap harus jalan,” jelas Pembajun.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua



Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yogyakarta vaksinasi Covid-19 Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top