Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekspor Pertanian Jateng Tembus Rp11,10 Triliun

Produk pertanian yang diekspor antara lain wasabi, cabai hijau, mukimame, kopi, kapok, albasia bare core, gula merah, sarang burung walet, tepung terigu dan tepung porang.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 31 Desember 2021  |  14:26 WIB
Ekspor Pertanian Jateng Tembus Rp11,10 Triliun
Pelepasan ekspor produk pertanian di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. - Bisnis/Alif Nazzala R.
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG - Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu daerah penyokong ekspor produk-produk pertanian di Indonesia. Selama tahun 2021, total ekspor pertanian Jateng ke berbagai negara mencapai Rp11,10 triliun.

Jumlah itu lebih besar dibanding dua tahun sebelumnya. Ekspor pertanian Jateng tahun 2019 tercatat Rp8,48 triliun dan di tahun 2020 naik menjadi Rp9,13 triliun.

Jawa Tengah memang menjadi andalan untuk ekspor produk pertanian. Hari ini saja, di penghujung tahun 2021, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali melakukan ekspor aneka produk pertanian sebanyak 637,6 ton dengan total nilai ekspor Rp51 miliar.

Pelepasan ekspor produk-produk pertanian itu dilakukan langsung oleh Ganjar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (31/12/2021). Produk pertanian yang diekspor antara lain wasabi, cabai hijau, mukimame, kopi, kapok, albasia bare core, gula merah, sarang burung walet, tepung terigu dan tepung porang.

"Saya senang karena di ujung tahun ini, digebrak lagi ekspor kita. Kita dampingi terus dan kita dorong agar ekspor kita terus meningkat," kata Ganjar.

Dalam acara itu, Ganjar juga berdialog dengan sejumlah eksportir asal Jawa Tengah. Kepada Ganjar, mereka menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi, di antaranya sulitnya kontainer dan kapal untuk mengangkut barang.

"Memang ada beberapa problem di eksportir soal kontainer dan kapal. Tentu akan kita bantu. Namun ada juga yang mengeluhkan kekurangan tenaga kerja, ini yang menarik," jelasnya.

Ganjar mengatakan, ekspor merupakan salah satu kunci untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Pertanggal 16-18 Desember 2021 saja, Jateng mampu mencatatkan nilai ekspor sebanyak 6.078,3 ton dengan nilai Rp528,9 miliar.

"Untuk itu, kami akan terus membantu dan mendampingi semua pihak agar program ekspor Jateng bisa terus ditingkatkan setiap tahunnya," pungkasnya.

Kegiatan ekspor yang dilakukan Ganjar di penghujung tahun ini merupakan rangkaian kegiatan gebyar ekspor pertanian 2021 yang digelar Kementerian Pertanian. Hari ini, secara serentak 34 provinsi di Indonesia melakukan ekspor aneka produk pertanian ke berbagai negara di dunia. (k28)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor jateng pertanian
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top