Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Antisipasi Omicron, Pemkab Demak Terapkan PPKM Level 2

Terkait penerapan PPKM level 2 akibat tracking yang dilakukan belum maksimal.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 13 Januari 2022  |  11:34 WIB
Masjid Agung Demak. - Kemdikbud
Masjid Agung Demak. - Kemdikbud

Bisnis.com, DEMAK - Meski belum ditemukan varian baru virus Covid-19 di wilayah Kabupaten Demak, Bupati Demak Eisti'anah meminta masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kita juga imbau kepada masyarakat, kita itu masih pandemi kadang di daerah-daerah juga lupa maskernya. Minimal prokes wajib dipatuhi, gaya hidup sehat, dan vaksin, ini bentuk ikhtiar kita,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Seperti diketahui, Kabupaten Demak menerapkan PPKM level 2 Surat Edaran 4 Januari 2022 nomor 440.1/1 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Wilayah Kabupaten Demak.

Terkait penerapan PPKM level 2, menurutnya bukan lantaran lonjakan kasus Covid-19 melainkan tracking yang dilakukan belum maksimal.

Ia berharap Demak akan turun di PPKM level 1 lagi lantaran dengan adanya kenaikan level berdampak pada sektor ekonomi dan dunia pendidikan.

“Sebenarnya kenaikan level atau penurunan level, kami tidak mempermasalahkan terkait angkanya, namun efeknya di kebijakan yang nantinya akan Pemkab ambil seperti larangan pembelajaran tatap muka dan pembatasan mobilitas dan lainnya," jelasnya.

“Tentunya akan mempengaruhi di berbagai sektor, di antaranya seperti pendidikan dan perekonomian masyarakat. Kita nanti akan lakukan upaya untuk kembali ke level 1,” tambahnya.

Terkait vaksinasi ia menyebut, Pemkab Demak saat ini masih memprioritaskan vaksin dosis 1 dan 2 serta fokus untuk vaksinasi anak 6-11 tahun. (k28)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng demak PPKM Darurat
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top