Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buntut Penangkapan Warga Wadas, Kantor BBWS dan Polda DIY Didemo

Massa melakukan aksi unjuk rasa di halaman Polda DIY dan Kantor BBWS sebagai respons atas kasus kekerasan dan penangkapan warga di Wadas.
Lugas Subarkah
Lugas Subarkah - Bisnis.com 09 Februari 2022  |  17:19 WIB
Buntut Penangkapan Warga Wadas, Kantor BBWS dan Polda DIY Didemo
Massa saat melakukan aksi solidaritas di Polda DIY - Harian Jogja

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Massa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas untuk Wadas mendatangi Polda DIY dan kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu-Opak, Rabu (9/2/2022).

Mereka melakukan aksi solidaritas atas adanya aksi kekerasan dan penangkapan yang dilakukan oleh polisi terhadap warga Wadas.

Kepala Divisi Penelitian LBH Yogyakarta Era Hareva, yang juga tergabung dalam Aliansi Solidaritas, menjelaskan sampai siang hari ini sudah ada sekitar 60 lebih orang yang masih berada di Polres Purworejo.

"Bahkan hari ini ada tiga orang yang itu statusnya naik ke dalam tahap penyidikan meskipun tahapnya masih sebagai saksi," ujarnya.

Tuntutan dari aksi ini, kata dia, merupakan aksi solidaritas yang itu mengimbau kepada kepolisian untuk menghentikan ataupun tidak lagi melakukan segala cara-cara yang represif kepada warga.

"Dilanjutkan ke BBWSO dan tuntutannya adalah untuk meminta agar BBWSO menghentikan proses pematokan lahan di desa Wadas," katanya.

Masa aksi mulai memadati depan kantor Polda DIY di ringroad utara, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, sekira pukul 11.30 WIB.

Meski ada penjagaan, tidak ada perwakilan Polda DIY yang menemui masa aksi. Mereka kemudian melanjutkan aksi ke BBWS Serayu-Opak sekira pukul 13.00 WIB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unjuk rasa wadas

Sumber : Harian Jogja

Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top