Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengenal 5 Finalis Kompetisi Hetero for Startups Season 2

Dalam waktu terbatas, para finalis diminta memaparkan keunggulan produk dan jasa serta model bisnis yang ditawarkan untuk memberikan solusi terhadap beragam kebutuhan masyarakat.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 27 Maret 2022  |  16:50 WIB
Gedung Hetero Space Solo, tempat penyelenggaraan final kompetisi Hetero for Startups Season 2. - Bisnis/Farodlilah Moqoddam
Gedung Hetero Space Solo, tempat penyelenggaraan final kompetisi Hetero for Startups Season 2. - Bisnis/Farodlilah Moqoddam

Bisnis.com, SURAKARTA — Kompetisi Hetero for Startups Season 2 memasuki tahap akhir. Setelah melalui proses kurasi dan penjurian, terpilih lima finalis dari 1.600 tim yang mendaftar.

Kelima finalis tersebut mengikuti final pitching yang diselenggarakan di hadapan publik dan dewan juri serta juri undangan. Dalam waktu terbatas, mereka diminta memaparkan keunggulan produk dan jasa serta model bisnis yang ditawarkan untuk memberikan solusi terhadap beragam kebutuhan masyarakat.

Finalis pertama kompetisi ini adalah Agroeast Indonesia, sebuah e-commerce di bidang pertanian yang menyediakan platform digital sebagai media transaksi jual beli di bidang pertanian baik berupa produk raw material maupun produk turunannya.

Finalis kedua yakni Aksel, yakni sebuah platform yang fokus untuk menghubungkan pengusaha dengan talenta muda. Aplikasi ini memiliki tiga produk unggulan yaitu Aksel Career Mentoring, Aksel CV Builder, dan Virtual Experience Program.

Gabrielle Shannen Leonard, salah satu pendiri Aksel, mengatakan bahwa saat ini Aksel telah memiliki sekitar 200.000 user serta telah membantu menghubungkan pencari kerja dengan korporasi yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi tertentu.

Ketiga, Natureline. Produsen lilin aromaterapi yang berbasis di Boyolali ini menawarkan potensi pengembangan bisnis lilin aromaterapi berbahan dasar produk lokal yang tersedia melimpah yakni lilin yang berasal dari produk turunan kelapa sawit.

Saat ini, Natureline mengembangkan jaringan pemasaran melalui reseller. Dari sisi produk, Natureline menambah nilai jual dengan cara berkolaborasi dengan produsen produk lain yang sejalan dengan cerita yang dibangun dari produk-produk aromaterapi.

Menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri, Natureline menggandeng produsen kue kering dan mukena yang dikemas dalam bentuk hampers.

Finalis ketiga adalah Tabula, yakni platform ekosistem wellness & mental health yang bertujuan mempermudah masyarakat mengakses informasi dan layanan wellness and mental health dan membantu para praktisi untuk menjangkau pengguna.

Arnold Lukito, pendiri Tabula yang juga merupakan seorang psikolog klinis, mengatakan bahwa kebutuhan terhadap layanan ini sangat tinggi namun belum banyak penyedia layanan yang memiliki kompetisi untuk menyediakan layanan yang mudah dijangkau.

“Saat ini kami sedang dalam tahap pembicaraan dengan beberapa yayasan dan juga korporasi yang ingin menyediakan layanan kepada para karyawan ataupun kepada kelompok masyarakat yang selama ini sulit mengakses layanan wellness and mental health. Jadi nanti layanan kami tersedia gratis untuk masyarakat, yayasan atau korporasi ini yang bayar. Model bisnis B to B seperti ini sedang kami kembangkan,” ujarnya.

Finalis terakhir adalah Tambiyaku, perusahaan yang memproduksi makanan sehat berbasis sorghum. Muhammad Bayu Hermawan, pendiri Tambiyaku, mengatakan potensi pengembangan produk berbahan dasar sorghum sangat besar karena aneka olahan produk ini diklaim memiliki manfaat kesehatan.

Saat ini, jaringan pemasaran Tambiyaku tersebar di seluruh wilayah Indonesia melalui reseller. Pengembangan produk terus dilakukan, khususnya untuk menghasilkan produk massal yang dapat menjangkau konsumen lebih luas.

“Saat ini kami juga fokus pada pasokan bahan baku. Selain memiliki kebun inti di Kalimantan, kami membuka kemitraan dengan para petani untuk menanam sorghum, termasuk membuka peluang kerja sama dengan petani di Jawa Tengah,” ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp Hetero Startup
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top