Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Duh! Harga Sayur di Sragen Naik di Awal Puasa, Jadi Segini

Memasuki bulan Ramadan, sejumlah harga sayur-mayur di Sragen, Jawa Tengah naik berkali-kali lipat.
Tri Rahayu
Tri Rahayu - Bisnis.com 03 April 2022  |  13:53 WIB
Pedagang menata sayuran yang dijual di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020). -  ANTARA / Sigid Kurniawan
Pedagang menata sayuran yang dijual di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020). - ANTARA / Sigid Kurniawan

Bisnis.com, SOLO - Harga sayuran dan kolang-kaling di Pasar Bunder Sragen merangkak naik pada awal bulan Puasa 2022. Naiknya harga komoditas tersebut diduga karena tingginya permintaan dan terbatasnya stok barang di momentum Ramadan.

Dikutip dari Solopos.com pada Minggu (3/4/2022), seorang pedagang di Pasar Bunder Sragen, Sri Giman mengungkapkan bahwa sebagian besar komoditas perdagangan stabil di awal Ramadan, seperti telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai.

Namun, dia mengungkapkan harga sayur-mayur justru naik, bahkan sampai dengan lima kali lipat.

“Seperti harga bayam itu biasanya Rp1.000 per ikat naik menjadi Rp5.000/ikat. Kacang panjang naik tiga kali lipat dari Rp5.000/kg menjadi Rp15.000/kg. Sawi juga naik dari Rp7.000/kg menjadi Rp15.000/kg. Sledri juga naik dari Rp15.000/kg menjadi Rp35.000/kg. Naiknya harga sayur-mayur itu terjadi mulai Minggu ini karena Sabtu kemarin belum,” ujar Sri.

Di sisi lain, harga kebutuhan berbuka puasa lainnya, seperti kolang-kaling juga naik. Jika biasanya kolang-kaling bisa ditebus Rp13.000/kg kini menjadi Rp15.000/kg.

Pedagang kolang-kaling, Budi Albert, mengaku menjual kolang-kaling dengan harga Rp15.000/kg. Dia menerangkan harga kolang-kaling itu naik dari harga sebelumnya Rp12.000-Rp13.000/kg. Dia menyebut kolang-kaling dari Medan bahkan bisa sampai Rp18.000/kg, sedangkan kalau dari Bali masih Rp15.000/kg.

“Naiknya sejak tiga hari terakhir. Kolang-kaling itu kebanyakan kiriman dari luar Jawa semua,” ujarnya.

Sementara itu, seorang pedagang daging ayam potong di Pasar Bunder Sragen, Tinuk, menyampaikan harga daging ayam potong naik dari sebelumnya Rp34.000-Rp35.000/kg naik menjadi Rp36.000/kg sejak tiga hari terakhir. Dia menerangkan memasuki Bulan Puasa harga daging ayam naik Rp1.000-Rp2.000/kg.

“Soal harga ini tergantung juragannya. Kalau pas permintaan tinggi harga dinaikan. Bila pasar lesu harga diturunkan. Saya sehari bisa habis 50 ekor untuk dijual keliling dan dijual di Pasar Bunder ini,” ujarnya.

Meski begitu, pedagang lainnya, Ny. Amir, menyampaikan harga-harga komoditas pokok di Pasar Bunder relatif stabil. Dia menyebut harga kentang stabil Rp12.000/kg, telur juga stabil Rp23.000/kg, bawang putih kating Rp30.000/kg, bawang merah Rp24.000/kg.

“Harga cabai juga stabil. Cabai tampar itu cenderung turun dari Rp35.000-Rp40.000/kg menjadi Rp30.000/kg. Cabai rawit merah sekarang tinggal Rp35.000/kg. Padahal dua pekan lalu harganya masih tembus Rp65.000/kg,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sragen harga pangan sayuran Ramadan

Sumber : JIBI/Solopos.com

Editor : Aliftya Amarilisya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top