Borobudur Tourism Expo Segera Hadir, Catat Tanggalnya

Gelaran Borobudur Tourism Expo ditargetkan bisa mencatatkan transaksi senilai Rp90 miliar. 
(dari kiri) CEO Raja MICE/Chief Community Officer Panca R Sarungu, Kepala Bidang Pemasaran Disporapar Jateng Setyo Irawan dan Ketua BPPD Jateng Sugeng Sugiantoro berfoto bersama seusai pers conference jelang pembukaan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur. /Bisnis-Alif N. Rizqi
(dari kiri) CEO Raja MICE/Chief Community Officer Panca R Sarungu, Kepala Bidang Pemasaran Disporapar Jateng Setyo Irawan dan Ketua BPPD Jateng Sugeng Sugiantoro berfoto bersama seusai pers conference jelang pembukaan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur. /Bisnis-Alif N. Rizqi

Bisnis.com, SEMARANG - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Jateng akan menggelar event wisata Borobudur Tourism Expo (BTE) di Grand Artos Hotel & Convention di Magelang. 

Dalam acara tersebut, BPPD Jateng bekerja sama dengan Raja MICE sebagai penyelenggara kegiatan yang akan berlangsung pada 15—17 Oktober 2022 tersebut.

Ketua BPPD Jateng Sugeng Sugiantoro menjelaskan bahwa acara ini akan diselenggarakan dengan menggandeng para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sepanjang rangkaian acara, akan ada 80 UMKM yang turut berpartisipasi membuka booth dan memamerkan produk andalannya. 

Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut akan melibatkan asosiasi biro perjalanan, asosiasi wisata, UMKM dan perhotelan serta menggandeng perwakilan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur.  

"Saya harap acara ini nanti menjadi momentum bangkitnya industri pariwisata Jawa Tengah," ujarnya, Selasa (26/4/2022). 

Sementara itu, CEO Raja MICE/Chief Community Officer Panca R Sarungu mengatakan, dalam gelaran BTE nanti diharapkan bisa mendapatkan target transaksi senilai Rp90 miliar. 

Panca menjelaskan, untuk mendongkrak banyaknya turis asing yang akan berkunjung ke Jawa Tengah, pihaknya juga bekerja sama dengan beberapa travel agent dari luar negeri. 

"Kami akan melakukan kerja sama dengan travel agent dari Malaysia, Singapura, China, India dan Amerika Serikat. Namun juga tidak menutup kemungkinan kami juga mengundang travel agent dari negara lain seperti Turki dan Australia," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper