MUDIK LEBARAN 2018, Arus Penumpang Pesawat di Solo Lebih Merata

Oleh: Bayu Jatmiko Adi 12 Juni 2018 | 09:51 WIB
Pesawat Garuda Indonesia/JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis.com, SOLO—Waktu libur yang lebih panjang menjadikan jumlah pemudik melalui jalur udara tidak terpusat pada satu atau dua hari tertentu. Pada arus mudik tahun ini, jumlah penumpang sudah meningkat mulai Jumat (8/6) lalu.

General Manager Garuda Indonesia Branch Office Solo, Hendrawan, mengatakan untuk arus mudik tahun ini peningkatan jumlah pemudik tidak lagi terpusat pada hari-hari akhir menjelang Lebaran. Dia mengatakan hari libur yang lebih panjang menjadikan penumpang memiliki waktu lebih longgar untuk memilih hari untuk mudik.

Menurutnya peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia bahkan sudah mulai terasa pada 8 Juni lalu. Kondisi itu pun telah diantisipasi dengan menambah kapasitas penumpang.

"Sebelumnya kami menggunakan pesawat Boeing 737 dengan kapasitas 162 kursi. Kemudian diganti dengan pesawat Airbus dengan kapasitas ada yang 251 kursi dan ada yang 360 kursi," kata udia saat dihubungi JIBI, Senin (11/6).

Dia mengatakan selama periode 8-24 Juni, ada 17 penerbangan dengan tipe pesawat yang diganti tersebut. Rute Jakarta-Solo akan ada 17 penerbangan, begitu juga rute sebaliknya, Solo-Jakarta. Dengan penggantian pesawat tersebut maka selama 8-24 Juni ada tambahan 3.148 kursi untuk rute Jakarta-Solo.

Sedangkan untuk jumlah penumpang yang telah didatangkan ke Solo melalui maskapai tersebut pada 8 Juni sudah mencapai 80 persen dari kapasitas. Sedangkan mulai 9-11 Juni sudah terisi antara 95-100 persen dari kapasitas yang ada.

"Nanti pada Selasa [12/6] juga sudah penuh. Sedangkan pada 15 Juni juga tinggal menyisakan 30-40 kursi saja untuk penerbangan pagi.

Menurut Hendrawan, kondisi peningkatan jumlah penumpang tersebut sudah menjadi hal yang rutin terjadi saat Lebaran. "Jika liburnya panjang seperti saat ini, maka jumlah penumpang akan tersebar tidak menumpuk di satu atau dua hari saja," terang dia.

Sebelumnya dari Citilink juga menyebutkan peningkatan jumlah penumpang sudah terasa sejak 8 Juni dengan keterisian di atas 90 persen.

Namun begitu dari pihak bandara memprediksi pada H-2 Lebaran akan ada pemumpang yang turun lebih banyak. Airport Operations and Service Department Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Adi Soemarmo Solo, Purwanto, mengatakan puncak mudik diperkirakan terjadi pada 13 Juni atau H-2 Lebaran.

Sementara itu berdasarkan data arus mudik di Posko Lebaran Bandara Adi Sumarmo, sudah ada lebih dari 4.000 penumpamg domestik yang turun di bandara itu. Pada H-8 sudah ada 4.044 penumpang, pada H-7 sudah ada 5.497 penumpang, pada H-6 sudah ada 5.843 penumpang dan pada H-5 sudah ada 5.595 penumpang. Total pesawat yang digunakan antara 29-30 pesawat. Sedangkan pada Senin (11/6) siang sudah ada 1.174 penumpang yang diangkut 8 pesawat.

Sumber : JIBI/Solopos

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer