UMKM Jateng Didorong Beralih ke Digital

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 19 September 2018 | 15:32 WIB
UMKM Jateng Didorong Beralih ke Digital
Ikon e-commerce/Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG- Pembina Forum Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Jawa Tengah, Musthofa mendorong agar pelaku UMKM bisa mengalihkan model bisnisnya dari konvensional ke model platform digital. Pasalnya, jika tak beralih dikhawatirkan pelaku UMKM bisa ketinggalan. 

Adapun, UMKM binaan Provinsi Jawa Tengah telah mencapai 138.233 unit. Jumlah UMKM binaan tersebut naik 3,41% dari jumlah UMKM binaan Jateng hingga akhir 2017 yang berjumlah 133.679 unit.

"Bisnis platform digital sangat bagus. Saya katakan ada value, nilai lebih yang pada saat ini memang menjadi suatu kebutuhan bahwa bisnis era digital ini bukan bisnis serba syarat," kata Musthofa di Semarang, Rabu (19/9/2018).

Mantan Bupati Kabupaten Kudus ini mengemukakan, jika pemerintah daerah tidak ikut serta mendorong UMKM yang ada, maka sudah jelas akan stagnan. Sehingga sudah seharusnya pemerintah daerah bisa mendorong dan memfasilitasi pelaku UMKM agar lebih maju.

"Jika pemerintah daerah tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, saya yakin tidak akan bisa berkembang baik," ujarnya.

Dikatakannya, Indonesia saat ini memang tengah berkembang, bahkan perkembangan bisnis digital sudah luar biasa pesatnya. Ditambah dengan era globalisasi yang begitu terbuka maka harus cerdas dalam melihat peluang yang ada.

"Konsekuensi globalisasi semua sudah terbuka, orang yang mampu berhasil dia adalah orang yang cerdas," jelasnya.

Ditambahkan, dengan model bisnis platform ini, dia optimis para pelaku UMKM akan kiam sejahtera.

"Bisnis model platform ini saya sangat setuju karena bisa meningkatkan ekonomi. Saya berharap pelaku ekonomi dan para pelaku UMKM mulailah dari sekarang," katanya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya